Ikhlas
Published by Ikez
Kemarin ada kisah menarik, walau mungkin tidak juga terlalu sensasi, gue hanya ingin sedikit berbagi cerita. Selepas jalan-jalan di Mal Ambasador menemani Dinoy dan ibunya belanja, gue berencana pulang naik ojeg saja ke tempat kos Setiabudi. Ojeg yang berjejeran di depan mal sudah ramai melambai dan menawarkan jasanya. Ketika sampai pada tahap negosiasi, si tukang ojeg meminta bayaran lebih dari biasanya gue pernah alami. Apakah ada kaitan stelan pakaian kerja gue jadinya dimahalin? Sementara gue keukeuh dengan harga yg gue inginkan, dia lalu bereaksi ngambek, seperti anak kecil, sok ogah-ogahan lalu mengopernya ke kawan sebelahnya, walaupun hasil negosiasinya pun sama. Read more…
3 Comments . Jun 23, 2009
Filed under: General, ikhlas, jujur







