Bencana alam kejadian lagi, lagi-lagi! Kali ini di Pantai Pangandaran, 17 Juli 2006, setelah kemarin bencana parah di daerah Yogyakarta & Jawa Tengah, Nias, Aceh, dll. Sudah ada beberapa korban terhitung, baru diketahui 20 jiwa, pasti akan bertambah lagi :(

Bisakah kita mengetahui sesuatu yang akan terjadi di waktu ke depan? KIta memang tidak akan pernah bisa memastikan sesuatu secara pasti apa yang akan terjadi di menit menit ke depan, hanya ada prediksi yang berdasarkan penghitungan sains dan teori, sementara di lapangan belum tentu kejadian. Ketika kita berjalan dengan santainya di tepi pantai tiba-tiba ada gempa keras diikuti gelombang tinggi yang melaju cepat dan menyapu kita tanpa bisa terelakkan, siapa yang akan menyana? Ketika kita lagi enak-enaknya tidur, tiba-tiba dan atap rumah runtuh dan menimpa muka kita (yang jelek) ini. Siapa yang akan bisa siap? Pake acara klenik segala(?), prediksi macam sana sini, bakal terjadi ini itulah, ini semua rahasia Tuhan, Yang memiliki rencana semuanya.

Earthquake Kita seharusnya aware kalo negeri ini adalah rawan bencana. Juga kita seharusnya tidak memiliki Short Term Memory setelah sekian bencana terjadi, dan memakan sekian ribu korban, kita sejatinya tidak boleh terlena dan melupakan begitu saja. Memang kenangan buruk baiknya dilupakan, tetapi pulalah harus kita waspada setiap saat, bukan berarti harus bersikap panik dalam setiap waktu. Jadi?

Seperti yang dikutipkan dari salah satu media : “Indonesia dikatakan sebagai negara yang rawan gempa dan sebagai kawasan titik lemah bola bumi adalah disebabkan oleh karena kerapuhan struktur blok batuannya, akibat dari pembenturan lempeng-lempeng raksasa yang ada di sekitar wilayah Indonesia.”
- Titik Lemah Bumi Indonesia WASPADA Online 21 Jun 06 23:15 WIB
Baca lebih lanjut :
http://www.waspada.co.id/opini/artikel/artikel.php?article_id=78227

“..seberapa jauh pemerintah dan masyarakat kita menyadari adanya bencana yang mengintip yang setiap saat siap menelan korban hingga (mungkin) jutaan jiwa?

Sudah sering disebutkan, wilayah Indonesia terletak di antara tiga lempeng bumi yang aktif, yaitu Lempeng Pasifik, Lempeng Indo-Australia, dan Lempeng Eurasia. Lempeng aktif artinya lempeng tersebut selalu bergerak dan saling berinteraksi.”
- Menengok Penyebab Gempa Bumi, Kompas Senin, 05 Juni 2006
http://www.kompas.com/kompas-cetak/0606/05/Fokus/2701341.htm

WIKIPEDIA SOAL GEMPA BUMI :
http://id.wikipedia.org/wiki/Gempa_bumi

Adakah kaitannya dengan “peringatan Tuhan” kalao semua ini adalah “tanda-tanda” amarah-Nya, sekian banyak perilaku dan kebiasaan umatnya sudah semakin “jauh”?

Sudah sekian bencana terjadi, taubatan nasuha adalah suatu pilihan yang satu-satunya yang tidak bisa ditawar-tawarkan lagi(!)

Wallahualam bishawab.

Doakan mereka yang terkena bencana alam ini kuat dan tegar menghadapi semua ini.

« »