Apalah artinya sebuah peringatan [warning]? Baik itu yang berbentuk papan, kertas, sticker, lempengan alumunium. Salah contohnya kebetulan gue lihat di bandara Soekarno-Hatta. Sederhana dan disepelekan. Sudah cukup jelas tulisan yang terpampang pada sticker kuning, seperti yang ada di gambar.
Tetap saja mereka tidak menggubris peringatan tersebut, wong hanya sticker doang, sticker itu kan ga bisa ngebentak atau mentungin yg duduk di situ. Lagian pihak keamanan bandara ga punya jobdesk buat ngurus hal begituan, kecuali yang duduk di situ adalah George Bush barulah mereka sibuk. Tinggal kembali ke ahlak masing-masing. Sudah tersedia tempat yang pantas dan khusus untuk duduk.
Satu hal lagi yang menggelitik gue adalah, soal EYD. Seharusnya “Disini” adalah “Di sini“, bukan? “Di‘ di sini dipakai menunjukkan kata tempat, bukan prefiks. Sepele tapi disepelekan.

dan lagi,
itu sering dijadiin tempat ngeludah.. gile!
sumber penyakit.
percuma juga sih, kalo mau dipasangin “dilarang meludah disini”,
kaya’nya disini deh bukan di sini kez
seharusnya dipisah kok, son.
kerna itu yang paling gue inget sewaktu belajar bahasa indonesia di SMP dulu hehe..
nah kalo kata “dipisah” td, di-nya itu disambung, tapi kalo tulisannya “di pisah”, artinya menunjukkan nama tempat Pisah.