This entry was posted on Saturday, April 21st, 2007 at 9:51 pm and is filed under General. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.
Site Search:
April 21, 2007
Apalah artinya sebuah peringatan [warning]? Baik itu yang berbentuk papan, kertas, sticker, lempengan alumunium. Salah contohnya kebetulan gue lihat di bandara Soekarno-Hatta. Sederhana dan disepelekan. Sudah cukup jelas tulisan yang terpampang pada sticker kuning, seperti yang ada di gambar.
Tetap saja mereka tidak menggubris peringatan tersebut, wong hanya sticker doang, sticker itu kan ga bisa ngebentak atau mentungin yg duduk di situ. Lagian pihak keamanan bandara ga punya jobdesk buat ngurus hal begituan, kecuali yang duduk di situ adalah George Bush barulah mereka sibuk. Tinggal kembali ke ahlak masing-masing. Sudah tersedia tempat yang pantas dan khusus untuk duduk.
Satu hal lagi yang menggelitik gue adalah, soal EYD. Seharusnya “Disini” adalah “Di sini“, bukan? “Di‘ di sini dipakai menunjukkan kata tempat, bukan prefiks. Sepele tapi disepelekan.
read comments (2)


April 23rd, 2007 at 10:41 pm
dan lagi,
itu sering dijadiin tempat ngeludah.. gile!
sumber penyakit.
percuma juga sih, kalo mau dipasangin “dilarang meludah disini”,
kaya’nya disini deh bukan di sini kez
[Reply]
April 23rd, 2007 at 11:02 pm
seharusnya dipisah kok, son.
kerna itu yang paling gue inget sewaktu belajar bahasa indonesia di SMP dulu hehe..
nah kalo kata “dipisah” td, di-nya itu disambung, tapi kalo tulisannya “di pisah”, artinya menunjukkan nama tempat Pisah.
[Reply]