300This movie entertains me some kind of ridicule. 300 against thousands? And they won several battles? What the hell..
Narasi yang menyertai (oleh David Wenham) hampir sepanjang film pun tidak terlalu terkesan. Dan sebelum memutuskan untuk menonton film ini, cobalah untuk menjadikannya sebatas sebuah hiburan belaka, terlepas itu berlebihan atau menggelikan.
Adalah Leonidas, King of Sparta yang bermental keras baja yang ditempa sejak kecil, berangkat bersama pasukan kecilnya yang hanya berjumlah 300, tetapi dengan spirit dan mental kuat untuk melawan Xerxes dari Persia yang memiliki pasukan ribuan lebih jumlahnya, dengan kekuatan yang sangat besar dan ditopang pasukan gajahnya.

300Masing-masing pihak divisualkan sekumpulan manusia yang tidak gentar dan mental perang kelas badak. Frankly, bagi gue yang cukup menarik dari film ini hanyalah grafis dan visual efek serta beberapa karakter pasukan dari pihak Persia yang tampil seram dan mengerikan. Tapi tampak dari aksi serangan yang dilakukan oleh pasukan Persia, seperti baru belajar 2 hari ngangkat pedang. Pasukan Persia di sini digambarkan hanyalah sekelompok manusia yang cuman penuh bacot battlecry dan berkualitas memble. Jelasnya di sini ada suatu pesan, kualitas belum tentu kalah dengan kuantitas. Hal yang cukup mengganggu adalah, satu tombak bisa mengalahkan seekor badak ukuran besar yang dilumpuhkan beberapa meter jauhnya. Hey Man Nice Shot!

But, it’s Hollywood, man. Akting Gerard Butler pun masih dirasa kurang sreg bagi gue. Sorry mate, for me only give them 2,5 stars. Thanks God gue ga nonton ini di bioskop.

« »