Mozambique, Day 1

Author: Ikez
October 13, 2008

Melongok ke bawah yang hanya tampak gundukan-gundukan tanah yang membukit setelah beberapa jam perjalanan hanya dipenuhi dengan gelapnya malam, menjelang pagi ke siang gue bisa memandang sebuah bagian dari benua besar di dunia, Afrika.

Siapa yang bisa menyana gue menjejakkan kaki di tanah Afrika? Bukanlah sesuatu yang mengherankan bagi staf-staf lain yang sudah duluan atau sering ke luar negeri. But for me, what an experience and adventure!!

Hari pertama penerbangan mampir dulu ke Changi Airport, 4 jam di sana kemudian dilanjutkan ke Johannesburg selama kurang lebih 10 jam. Selama perjalanan tidak terlalu membosankan, berhubung gue pun sudah ngantuk banget, dan sisanya dihabiskan nonton film yang tersedia, hanya sempat nonton American Beauty dan What Happen in Vegas. Ternyata ada juga film Berbagi Suami, dengan judul kerennya Love For Share.

Kesan-kesan selama perjalanan menggunakan Singapore Airlines cukup memuaskan dengan pelayanannya ketimbang ketika nantinya naik South Africa Airlines. di SAA permasalahannya bukan pada cantik atau tidaknya si pramugarinya tetapi lebih ke kondisi servis dan pesawatnya. Pelayanan pramugarinya sangat berbeda kelas dengan penerbangan sebelumnya, mungkin itu sudah budaya mereka jadi jika diperbandingkan akan sangat jauh. Well, i just wanna say, it’s lame dudeeee…!

Tiba di Maputo tidak ada kendala berarti selama pemeriksaan, hanya saja koper besar gue yang masuk bagasi rusak rodanya akibat tukang bongkar muat bagasi seenaknya melempar barang-barang penumpang. Begitulah kondisi di bandara Afrika. So harus memakmuli eh memakluminya.

Kemudian rombongan lain dari Eropa, Amerika Latin dan Korea berdatangan dan lanjut naik bis ke lokasi acara sekaligus tempat penginapan kami selama 2 minggu (staf dari Indonesia). Tempatnya tidak terlalu jelek pula tidak terlalu baik, baik dari segi ketersediaan colokan listrik, kondisi toilet bahkan mandi pun harus “dick showdown” ga ada gordennya buat nutup ruangan kecil shower. Oh Yes. :))

Berhubung gue sudah pernah mengalami kondisi lapangan yang kurang nyaman bagi kita-kita orang Asia mungkin juga yang tidak pernah merasakan hidup susah atau ngekos, so ga terlalu dikeluhkan. Ambil ini semua menjadi pengalaman dan petualangan kecil.

Malam pertama tidak ada nyamuk, dan tidurnya pun gue lelap sekali, sudah 2x lelap tidur siang bangun isya;, tidur malem bangunnya rada siang. Dan berasa nikmat aja, mungkin pengaruh kasurnya yang empuk dan suasana cukup adem di ruangan itu padahal tidak pake AC. Di lokasi ini udaranya tidak terlalu gerah, kalo di luar sana mungkin akan lebih parah.

Oia, di sini ada lapangan bola, menghadap sungai yang langsung ke laut.

Segini dulu. Foto-foto menyusul yaa…




3 Responses to “Mozambique, Day 1”

  1. Gravatar snydez Says:

    takjub, ada internet ya di sono :D

    [Reply]

  2. Gravatar poetra Says:

    Akhirnya jadi juga nih rencana dari kapan tau, hehe. have fun there yow..

    oh iya, oleh-oleh buj.. oleh-oleh :D

    [Reply]

  3. Gravatar udhien Says:

    Trip yang menarik.. gw jg iri, sudah ke asia selatan, eropa eh afrika memang gak masuk di “peta” gw hehhe.. Btw, SQ so far emang punya great services :)

    [Reply]

Leave a Reply