Author Archive

Bloody Weekend

Banyak hal dan kejadian yang tidak sempet gue tulis, sebelum hari ini. Dan kembali gue stuck untuk menuliskannya. Temen bilang, “kenapa ga ditulis aja tentang stuck itu sendiri?”. Lagipula ga perlu menuliskannya dengan panjang lebar kan, satu baris kalimat, atau bahkan 1 kata pun sudah cukup mewakili. So gue skip aja yang kemarin-kemarin. Gue tulis saja yang masih hangat bagi gue. Read more

It’s Paradox

Beberapa hari lalu, gue menamatkan 4 season film serial The Pretender, gue ambil cuplikan dialog mengenai cinta di salah satu episode yang menurut gue suatu dialog yang ringan tapi mengena. Ketika Jarod yang merupakan Pretender bertanya kepada ‘bapak asuh’-nya, Sydney :

Jarod : Why do people fall in love?
Sydney : You might as well ask why the stars come out at night.

Jarod : Everyone spends their whole life searching for that special someone, that person to love. But when they finally find them, it all falls apart.
Sydney : It’s paradox, isn’t it?

Sydney : But I believe it’s better to have loved and lost than never to have loved at all.
Jarod : So, you believe that love is worth fighting for. That it’s worth the pain and the effort? Read more

The Weekend’s Movie

Shrek The Third2 Weeked berturut-turut gue nonton film di bioskop. Sebenernya bukan kebiasaan gue nonton film bioskop (secara sering nonton di DVD) di akhir pekan tetapi karena kasusnya adalah nonton gratis, so why not? Weekend kemarin gue nonton sekuel Fantastic Four, 4 : Silver Surfer. Dan pekan ini gue nonton Shrek The Third. Mana yang bagus dari kedua film tsb? Tentu saja gue pilih Shrek, secara dari segi animasinya sangat apik, ceritanya pun menarik mengandung pesan moral juga, dan dibalur dengan aksi dan komedi yang cerdas, belum lagi dimeriahkan tokoh-tokoh kartun lain seperti dari Walt Disney yang dibaurkan dalam cerita ini. Read more

Re-used?

ReuseSudah kebiasaan gue kalo lagi makan di luar, di warung atau rumah makan mana pun kalo di situ ada pipet di gelas teh manis, atau teh botol dan semacamnya, setelah habis pake langsung gue hancurin atau gue bakar dengan pemantik. Sama juga halnya jika makan mi yang pake cotet biasa, langsung gue patahin. Buat apa sik kayak kurang kerjaan? Gue emang rada parno jugak kalo pipet habis pake minum teh (botol) itu dipake lagi sama yang jualnya. Mana kita tau kan? Mana kita bisa jamin juga kalo yang namanya makan di luar rumah itu higienis. Nyucinya bisa ngasal gitu. Orang kalo uda kelaparan kadang suka ga mau ambil pusing lagi mikirin yg gituan, kecuali yang masih punya tenaga ekstra buat mikirin gitu, aware istilahnya. Read more

Cakap Ringan

Sebuah percakapan digital di hari yang gerah, di sebuah ruangan bersekat dinding di bilangan Mampang Prapatan XIV.

Boy A : sex is like NOKIA (connecting people), like NIKE (just do it), like PEPSI (ask for more), like SAMSUNG (everyone is invited), and like FROZZ (enak gila!!!)
Boy In the Oher Side : sex is like jogging, and the tireness after sometimes like miles far. means=if this counts, from my experience, i must’ve circled Indonesia by then.
Boy A : and women always do circle around Indonesia without exhausted!

Why So Hurry?

In HurryMungkin kalian sering notice hal yang mau gue ceritain, soal antrian. Kasusnya kalo kalian sudah punya nomor tempat duduk, atau sudah pasti bakal dapet tempet, kenapa mesti buru2 masuk ke dalam? Ada yang pake dorong, ada yang maen salip. Dan yang ngelakuin pun bukan cuman anak muda yang biasanya diidentikkan kurang sopan sering berlaku begitu tapi justru orang yang lebih tua atau yg kita sebut bapak-bapak atau emak-emak. Begitulah mungkin yang namanya kehidupan, in the same boat same destination, kita pengen mendapatkan sesuatu tapi caranya beragam ada yang pengin cepet2, ada yang santai, ada yang terlambat. Read more

Menerima Kenyataan

3 hari ini gue dijajah, bener2 diporsir.Can you imagine, every 5-10 minutes she asked me to do the fixing any little itchy things? Punya laptop 4 tahun kok masik gaptek?

StressBukannya ga mau nolong sik, tapi lama2 jadi annoying juga. Kesannya malah bawel gitu. Ga sabaran. Pengen serba cepet beres. Mana habis begadang di Kemang Food Festival bareng Bloggerians nonton Final Champions, ngantuk dan capek ruar biasa tapi gue tahan-tahan. Mana kalah lagi tim dukungan gue, Liverpool setelah MU uda matik duluan di hadapan Milan. Setidaknya Liverpool malem itu bermain lebih bagus ketimbang MU yang di semifinal maen buruk. Memble. Loba gaya.

Hari ini gue mau kabur dulu ah, ke daerah Timur.