Category: Bloggerians


Ceritanya tu, gue ke Bandung kemarin kan cuman buat kuliah saja yang 2 SKS itu! Dan sampe Bandung uda magrib-an, pokoknya sampe kampus uda lewat magrib dan gue uda telat masuk kelas, setidaknya pikiran gue saat itu. Nah pas lagi jalan menuju kampus yang sekitarannya itu gelap dan banyak pohon rimbun, gue sembari cek hp dan kurang ngeuh kalo ada seorang perempuan yang bisa dikatakan ibu-ibu. Sebelum berpapasan dengannya, gue masih sempat melihat ibu tu sekilas. Dia mengenakan jilbab, dan cara jalannya seperti biasa ga buru-buru kayak gue. Terus ya mata dan jari gue kembali terpusat ke HP.

Satan [at South Park]Tapi, sejenak entah kenapa ada perasaan sedikit menggelitik gue untuk noleh ke belakang. Apa yang terjadi? Ibu tadi sudah tidak tampak lagi, padahal selang waktunya sebentar sekali. Ga mungkin ibu tadi lari sebegitu cepatnya tanpa suara derap langkah deras, atau bisa jadi dia ibunya Flash Gordon? Kerna gue lagi buru-buru kerna uda telat, ga terlalu mikirin lagi soal itu.

P. RamleeAlamak, kalo ko tak kenal ngan P. Ramlee sudah lah itu :D Hari ini adalah hari kelahirannya, 78 tahun yang lalu. Lengkapnya, Tan Sri P. Ramlee lahir 22 Maret 1929 dengan nama lahir Teuku Zakaria, keturunan Aceh yaitu bapaknya yang seorang pelaut bernama Teuku Nyak Puteh. Adalah seorang bintang film, sutradara, dan penulis lagu, juga sekaligus bernyanyi.

Kontribusinya terhadap bidang hiburan musik dan perfilman, sudah tidak lagi diragukan dan sangat terkenal, baik di Malaysia dan Singapore. Siapa yang pernah menonton aksinya dalam setiap filmnya pasti tergelak-gelak dengan gayanya. Dia memang pandai berakting, dan natural.

Film pertama yang disutradarainya adalah Penarik Becha (The Trishaw Man). Tahun 1957, (Dowdy Bachelors) Bujang lapok, merupakan yang terbaik dari film-filmnya

Rupanya P. Ramlee semasa sekolahnya dulu aktif dalam bidang olahraga seperti sepak takraw, badminton, dan sepak bola.

Gue pengen koleksi film-filmnya, yang bagi gue layak untuk dikoleksi!

Beliau meninggal pada tanggal 29 May 1973. Dan namanya diabadikan pada sebuah jalan yang dulunya bernama Jalan Parry, menjadi Jalan P. Ramlee.

Senangnya dapet coklat, sebenernya senang karena dikasih sebagai oleh-oleh saja. Karena gue ga terlalu suka coklat sebenernya. Isabelle kmrn baru dr kampungnya di Belgia, bawain banyak tapi yg tersisa cuman setengah pack buat gue. Its oke.

Coklat LumerApa yang terjadi kemudian adalah, bencana! Terjadi “semburan”coklat di kocek celana jeans gue, gue lupa kalo Isabelle bilang kalo bisa langsung dimasukkin ke kulkas dulu. Dan alhasil lumer semuanya di kantong celana gue.

Hiks.

Tadinya mau gue bawa pulang ke Bandung buat makan di perjalanan. Hari ini gue balik sebentar buat kuliah lepas magrib, besoknya gue ke kantor lagi. Bolak balik uhuy. Sebenernya gue masih inget sama janji gue dulu, mau kasih coklat dr Belgia ke someone, buuut…. ya terjadi sudah terjadi ya terjadilah yang terjadi.

Semalem, pas lagi nonton CSI Season 5 episode terakhir, gue ditelfon oleh staf tabloid Kontan. Mau mengulas soal komunitas weblog, termasuk BBV (Bandung Blog Village). Ini yang kesekian kalinya Komunitas BBV diulas di media massa. Silahkan baca di Kontan, edisi Jumat tanggal 23 Maret 2007.

Setelah :
- Server lama di suspend
- Pindah server
- upload scrip
- Upload database
- Nungguin yg bikinin banner *ayo yg janji mau bikinin banner sapa ajah yah .. :))*
- Masih nungguin
- Masih nungguin …
- Ah .. nyalain lagi ajah deh

addthis_url = ‘http%3A%2F%2Fi.provoknation.com%2F%3Fp%3D’;
addthis_title = ”;
addthis_pub = ”;

Original post by itha and software by Elliott Back

Switch to our mobile site