<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>ikez/rotten apple &#187; The Weekend</title>
	<atom:link href="http://i.provoknation.com/category/the-weekend/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://i.provoknation.com</link>
	<description>provokNation Method</description>
	<lastBuildDate>Mon, 06 Feb 2012 09:16:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Kumpul Bloggerian 2009 Pt.1</title>
		<link>http://i.provoknation.com/2009/02/08/kumpul-bloggerian-2009-pt1/</link>
		<comments>http://i.provoknation.com/2009/02/08/kumpul-bloggerian-2009-pt1/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Feb 2009 03:21:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ikez</dc:creator>
				<category><![CDATA[Community Events]]></category>
		<category><![CDATA[Photos]]></category>
		<category><![CDATA[The Weekend]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://i.provoknation.com/?p=331</guid>
		<description><![CDATA[Ngumpul bareng lagi bersama Bloggerian komunitas blog tertua di Indonesia. Yang datang memang berempat saja (Markidi, Isni, gue dan Agus), sepertinya hanya itu saja yang dibilang Bloggerian &#8220;sejati&#8221; :)) Maklum, temen-temen lain sudah termakan usia masing-masing  sudah beda urusan, seperti keluarga, kerja, dlsb jadi banyak yang berhalangan datang. Lokasi pertemuan kali ini di Sky Dining [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ngumpul bareng lagi bersama <a href="http://forum.bloggerian.or.id" target="_blank">Bloggerian</a> komunitas blog tertua di Indonesia. Yang datang memang berempat saja (Markidi, Isni, gue dan Agus), sepertinya hanya itu saja yang dibilang Bloggerian &#8220;sejati&#8221; :)) Maklum, temen-temen lain sudah termakan usia masing-masing  sudah beda urusan, seperti keluarga, kerja, dlsb jadi banyak yang berhalangan datang. Lokasi pertemuan kali ini di <strong>Sky Dining @Solaria Plaza Semanggi</strong> dan dilanjutkan ke kantor Didi (belakang FX) untuk menikmati kekayaan bandwidth pemerintah :))</p>
<p><a href="http://photos-g.ak.fbcdn.net/photos-ak-snc1/v2140/135/43/633420284/n633420284_5755734_8904.jpg" rel="lightbox[331]"><img class="alignnone" title="Bloggerian @Solaria Sky Dining" src="http://photos-g.ak.fbcdn.net/photos-ak-snc1/v2140/135/43/633420284/n633420284_5755734_8904.jpg" alt="Bloggerian @Solaria Sky Dining" width="130" height="98" /></a> <a href="http://photos-b.ak.fbcdn.net/photos-ak-snc1/v2140/135/43/633420284/n633420284_5755737_9232.jpg" rel="lightbox[331]"><img class="alignnone" title="Bloggerian @Sky Dining Plangi" src="http://photos-b.ak.fbcdn.net/photos-ak-snc1/v2140/135/43/633420284/n633420284_5755737_9232.jpg" alt="" width="130" height="98" /></a> <a href="http://photos-c.ak.fbcdn.net/photos-ak-snc1/v2140/135/43/633420284/n633420284_5755738_6514.jpg" rel="lightbox[331]"><img class="alignnone" title="Bloggerian @Sky Dining Plangi" src="http://photos-c.ak.fbcdn.net/photos-ak-snc1/v2140/135/43/633420284/n633420284_5755738_6514.jpg" alt="" width="130" height="98" /></a> <a href="http://photos-h.ak.fbcdn.net/photos-ak-sf2p/v648/135/43/633420284/n633420284_5755743_3242.jpg" rel="lightbox[331]"><img class="alignnone" title="Bloggerian @Sky Dining Plangi" src="http://photos-h.ak.fbcdn.net/photos-ak-sf2p/v648/135/43/633420284/n633420284_5755743_3242.jpg" alt="" width="130" height="98" /></a> <a href="http://photos-b.ak.fbcdn.net/photos-ak-sf2p/v648/135/43/633420284/n633420284_5755745_2144.jpg" rel="lightbox[331]"><img class="alignnone" title="Bloggerian Gath" src="http://photos-b.ak.fbcdn.net/photos-ak-sf2p/v648/135/43/633420284/n633420284_5755745_2144.jpg" alt="" width="130" height="98" /></a><a href="http://photos-c.ak.fbcdn.net/photos-ak-sf2p/v648/135/43/633420284/n633420284_5755746_7150.jpg" rel="lightbox[331]"><img class="alignnone" title="Bloggerian Gath" src="http://photos-c.ak.fbcdn.net/photos-ak-sf2p/v648/135/43/633420284/n633420284_5755746_7150.jpg" alt="" width="130" height="98" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://i.provoknation.com/2009/02/08/kumpul-bloggerian-2009-pt1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Liburan Akhir Pekan di Bandung</title>
		<link>http://i.provoknation.com/2009/02/02/libur-akhir-pekan-di-bandung/</link>
		<comments>http://i.provoknation.com/2009/02/02/libur-akhir-pekan-di-bandung/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Feb 2009 11:14:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ikez</dc:creator>
				<category><![CDATA[The Weekend]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://i.provoknation.com/?p=324</guid>
		<description><![CDATA[Sedari semalem hujan mengguyur Bandung, setidaknya daerah Dago. Berat rasanya bangun untuk kembali ke kota Jakarta mengais dollar. Penginnya lebih lama lagi berada di Bandung, menikmati suasananya, baik pagi siang maupun malam. Nyaman buat berlama-lama istirahat seharian. Tetapi pun temen-temen sudah banyak hijrah ke kota metropolitan. Bangun pagi-pagi, menyiapkan segala sesuatunya dan mau ga mau [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sedari semalem hujan mengguyur Bandung, setidaknya daerah Dago. Berat rasanya bangun untuk kembali ke kota Jakarta mengais dollar. Penginnya lebih lama lagi berada di Bandung, menikmati suasananya, baik pagi siang maupun malam. Nyaman buat berlama-lama istirahat seharian. Tetapi pun temen-temen sudah banyak hijrah ke kota metropolitan. Bangun pagi-pagi, menyiapkan segala sesuatunya dan mau ga mau berangkat.<span id="more-324"></span></p>
<p>Melangkah dengan diiringi hujan rintik-rintik, gue memenuhi angkot yang mengangkut mahasiswa ITB, yang tertangkap dengar oleh kuping gue kalo mereka bit stress dengan <em>quiz</em> hari ini. 80% isinya mahasiswa di dalam angkot. Hanya gue yang bercelanakan selutut. Spot pemberhentian sudah pasti di lokasi dekat kampus. Gue mendapati kejadian yang dulu juga pernah berlaku sama gue. Seorang pemuda, ditaksirkan masih semesteran awal-awal. Dia menyerahkan uang 50.000 rupiah untuk membayar angkot, apa yang terjadi tentu saja mudah ditebak. Supir angkotnya langsung menyatakan ga ada kembalian dengan uang sebesar itu. Agak kesel dari nadanya, karena masih pagi-pagi dia baru narik sudah disodor uang dengan nominal besar untuk tarif si penumpang hanya 1.000 rupiah saja dari tempat daerah kost gue. Akhirnya pemuda tadi digratiskan, ga perlu bayar angkot daripada si abang supirnya rugi recehan dan uang kembaliannya habis buat si doski.</p>
<p>Hal itu menggelitik gue, si mahasiswa itu gue yakin dia bukan pertama kali naek angkot itu, dan tentu saja bukannya ga boleh memiliki uang dengan nominal tersebut. Hanya saja, tidakkah bisa sedikit berpikir kalo tarifnya sampe ke lokasi itu hanya membutuhkan nominal sekian. Jangan lah pula menyusahkan si sopir angkot (meski kadang-kadang sopir angkot juga mengesalkan penumpang). Hendaknya bisa mempersiapkan uang pas atau receh untuk naik angkot, kalopun perjalanannya jauh masih make sense karena tarifnya sudah pasti beda dan hitungan terjauh. Kejadian itu bukannya 2-3 kali gue melihatnya. Gue merasa itu bisa jadi semacam akal-akalan saja dengan memberi uang sebesar itu, kalo 10ribu masih bisa laa walaupun kadang diterima dengan dengusan kecil.</p>
<p>Hal yang kurang lebih sama adalah ketika sedang membeli barang atau pun jasa di suatu tempat, sering ditanya &#8220;ada uang pas?&#8221; Kadang pun nominal uang yang gue serahkan ga terlalu gede, untuk ukuran suatu tempat jual beli yang cukup besar terkadang membuat gue risih. Jadi kalo mau kemana-mana, untuk membeli sesuatu itu harus siap sedia uang pas, ga boleh pake uang gede-gede. Punya uang banyak salah, punya uang sedikit salah juga. Seesh&#8230;</p>
<p>Lanjut, gue turun dari angkot dengan sambutan air hujan yang masih menyiram dari langit. Tiba dan langsung bayar uang travel Star Shuttle Cihampelas. Dan, hal di atas tadi kejadian lagi dong, &#8220;ada uang pas?&#8221; padahal.. ah sudahlah..</p>
<p>Gue masih memilih naik travel BDG &#8211; JKT ini karena pertimbangan masih murah ketimbang travel lain yang serupa dan marah di Bandung. Hanya sayangnya soal kualitas operasionalnya belum organized semacam X-Trans, CitiTrans atau Cipaganti. Ga ada announce jelas kalo sudah saatnya masuk mobil, bisa jadi ada penumpang yang sedang menunggu di lobi dalam tidak ngeuh kalo uda pada naik. Terus sopirnya pun pagi tadi sepertinya kurang ramah, tidak menjadi soal hanya saja pembawaannya a bit bumpy, beberapa kali gue terbangun tidur. Satu hal lagi, jadwalnya menjadi tidak on time, karena masih terlalu besar toleransi buat penumpang yang tidak on time, jedanya bisa 15 menit. Ya sudaa.. gue hanya penumpang biasa, bisanya ngeluh gini-gini saja.</p>
<p>Tiba di kantor dengan selamat.</p>
<p>Tentu saja gue akan kembali ke Bandung, begalor bersama kawan-kawan yang ada dan tersisa. Kemarin acaranya adalah begalor (bergaul &#8211; istilah dari Belitung) di Cloud 9 dengan formasi sama sewaktu liburan ke Belitung kemarin, minus Kuda. Sehabis nongkrong, kita unjuk kebolehan suara di NAV Plaza Dago sampe dini hari. Dan kembali ke peraduan masing-masing, dan hujan pun langsung menghampiri. Besoknya, gue datang ke diskusi sekaligus ngariung BBV di Common Room, terus berakhir di Bebek Van Java.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://i.provoknation.com/2009/02/02/libur-akhir-pekan-di-bandung/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Liburan ke Pekan Baru</title>
		<link>http://i.provoknation.com/2008/08/30/liburan-ke-pekan-baru/</link>
		<comments>http://i.provoknation.com/2008/08/30/liburan-ke-pekan-baru/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 30 Aug 2008 01:50:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ikez</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[The Weekend]]></category>
		<category><![CDATA[Vacation]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://i.provoknation.com/2008/08/30/liburan-ke-pekan-baru/</guid>
		<description><![CDATA[This is the 1st time berkunjung ke Pekan Baru, Riau. Perjalanan 1 setengah jam dengan AirAsia berlangsung lancar dan tiba aman sampai di tujuan. Meskipun ada delay sesaat sebelum take-off, hanya gara2 ada kehilangan 1 penumpang yang belum masuk ke pesawat. Jadinya diabsen gitu deh. Berangkat bersama sang kekasih, dia rada kaget kalo ternyata naek [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://farm4.static.flickr.com/3024/2810262782_87f320f202.jpg" title="Mesjid Agung" rel="lightbox[256]"><img src="http://farm4.static.flickr.com/3024/2810262782_87f320f202_t.jpg" alt="Mesjid Agung" align="right" border="0" height="75" width="100" /></a><em>This is the 1st time</em> berkunjung ke Pekan Baru, Riau. Perjalanan 1 setengah jam dengan AirAsia berlangsung lancar dan tiba aman sampai di tujuan. Meskipun ada delay sesaat sebelum take-off, hanya gara2 ada kehilangan 1 penumpang yang belum masuk ke pesawat. Jadinya diabsen gitu deh. Berangkat bersama sang kekasih, dia rada kaget kalo ternyata naek AirAsia harus rebutan kursi dan ga diperbolehkan membawa makanan dan minuman dari luar pesawat, yang mana harus beli dari pramugari selama perjalanan di udara. <em>I told you</em>.</p>
<p>Pergi liburan kali ini menjadi kesempatan gue untuk melakukan perjalanan kuliner di kota lain, apalagi jauh dari gue berdomisili (Jakarta dan Bandung).Hitung-hitung sebelum bulan puasa tiba, gue uda jalan-jalan dulu sambil makan atau kuliner sepuasnya, setelah edisi pulang kampung kmrn ke Pangkalpinang, Bangka.</p>
<p>Gue nginep di Camp Chevron, Rumbai di mana lingkungannya ketat dan tertib lalu lintas. Ga boleh ngebut, alias ga boleh lebih dari 40Km/jam. Terang saja hampir membuat jiwa sembalap gue berontak, tapi gue masih bisa mengontrol diri hehehe&#8230; pengalaman pertama ke Riau belum banyak keliling sik, rencananya hari ini dan besok akan terpuaskan. Nantikan saja kisah selanjutnya beserta foto-fotonya.</p>
<p>Happy weekend!</p>
<p><a href="http://farm4.static.flickr.com/3037/2810664403_fe548d2e55.jpg" rel="lightbox[256]"><img src="http://farm4.static.flickr.com/3037/2810664403_fe548d2e55_t.jpg" border="0" height="75" hspace="5" width="100" /></a><a href="http://farm4.static.flickr.com/3046/2810316293_6cde770e93.jpg" rel="lightbox[256]"><img src="http://farm4.static.flickr.com/3046/2810316293_6cde770e93_t.jpg" border="0" height="75" hspace="5" width="100" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://i.provoknation.com/2008/08/30/liburan-ke-pekan-baru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bangka &#8211; On Vacation</title>
		<link>http://i.provoknation.com/2008/08/08/bangka-on-vacation/</link>
		<comments>http://i.provoknation.com/2008/08/08/bangka-on-vacation/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 08 Aug 2008 01:56:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ikez</dc:creator>
				<category><![CDATA[The Weekend]]></category>
		<category><![CDATA[Vacation]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://i.provoknation.com/2008/08/08/bangka-on-vacation/</guid>
		<description><![CDATA[Day 1 Seneng bisa pulang kampung sebelum harga tiket pesawat melonjak. Seperti biasa, kita disuruh dateng cepet ke bandara, tapi pesawat take off-nya molor sejam dari jadwal. Memang sik daripada mepet2 dgn keberengkatan jadinya grasak grusuk mendingan nyantai dulu di waiting room, cuman ya kelamaan. Penerbangannya lancar, cara pilot kali ini mengendalikan pesawat saat take [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://farm4.static.flickr.com/3030/2810688209_da5c55287a.jpg" rel="lightbox[255]"><img src="http://farm4.static.flickr.com/3030/2810688209_da5c55287a_t.jpg" height="75" hspace="5" width="100" /></a><a href="http://farm4.static.flickr.com/3118/2811530804_2c63dc757e.jpg" rel="lightbox[255]"><img src="http://farm4.static.flickr.com/3118/2811530804_2c63dc757e_t.jpg" height="75" hspace="5" width="100" /></a><a href="http://farm4.static.flickr.com/3283/2811526442_aeb2f581fb.jpg" rel="lightbox[255]"><img src="http://farm4.static.flickr.com/3283/2811526442_aeb2f581fb_t.jpg" height="75" hspace="5" width="100" /></a><a href="http://farm4.static.flickr.com/3083/2810677837_8a2b34b07b.jpg" rel="lightbox[255]"><img src="http://farm4.static.flickr.com/3083/2810677837_8a2b34b07b_t.jpg" height="75" hspace="5" width="100" /></a><a href="http://farm4.static.flickr.com/3192/2810674531_b7b43f2cf5.jpg" rel="lightbox[255]"><img src="http://farm4.static.flickr.com/3192/2810674531_b7b43f2cf5_t.jpg" height="75" hspace="5" width="100" /></a><a href="http://farm4.static.flickr.com/3152/2810774985_910a2e2bd7.jpg" rel="lightbox[255]"><img src="http://farm4.static.flickr.com/3152/2810774985_910a2e2bd7_t.jpg" height="75" hspace="5" width="100" /></a><a href="http://farm4.static.flickr.com/3080/2811610482_dd12f9d422.jpg" rel="lightbox[255]"><img src="http://farm4.static.flickr.com/3080/2811610482_dd12f9d422_t.jpg" height="75" hspace="5" width="100" /></a><a href="http://farm4.static.flickr.com/3011/2810764005_564f847fdc.jpg" rel="lightbox[255]"><img src="http://farm4.static.flickr.com/3011/2810764005_564f847fdc_t.jpg" height="75" width="100" /></a></p>
<p><strong>Day 1 </strong><br />
Seneng bisa pulang kampung sebelum harga tiket pesawat melonjak. Seperti biasa, kita disuruh dateng cepet ke bandara, tapi pesawat <em>take off</em>-nya molor sejam dari jadwal. Memang sik daripada mepet2 dgn keberengkatan jadinya grasak grusuk mendingan nyantai dulu di waiting room, cuman ya kelamaan.<span id="more-255"></span><br />
Penerbangannya lancar, cara pilot kali ini mengendalikan pesawat saat <em>take off</em> dan <em>landing</em> cukup <em>smooth</em>. Ga ada kendala berarti selama perjalanan kemarin, hanya saja kurang sreg dengan pramugarinya yang beraut muka jutek. Tapi gue akui kalo pramugari Sriwijaya Air lebih cantik ketimbang maskapai penerbangan domestik yang lain. Wekekek</p>
<p>Tiba di Pangkalpinang sudah mendekati magrib, dijemput bapak ibu dan kakak. Terus langsung ke tempat foto untuk bikin pas foto yang buat urus surat KTP, gue butuh KK beralamatkan Jakarta. Yang nantinya buat ngurus paspor dan visa ke Afrika.</p>
<p>Setelah magrib, terus ke rumah bibi yang mengadakan acara sedekahan yaitu tradisi bibi sejak lama menyambut bulan puasa. Gue ga terlalu memusingkan apakah tradisi tersebut perlu atau tidak jika dilihat dari segi agama, gue hanya memikirkan makanannya apa aja, dan sebanyak apa gue nanti makannya hehehe. yak, semalem gue makan 3 piring lebih.</p>
<p>Pulang ke rumah, listrik masih padam. Sungguh hebat Perusahaan Litrik Negara ini, alasan klise apalagi? Kita kok mau-maunya dikacangi sama PLN. Ini kan hak kita juga untuk mendapatkan kehidupan yang layak dengan ketersediaannya listrik. Malam pun ditutup acara makan pempek Palembang dengan cahaya temaram, yang dibawa sama ibu langsung dari Palembang yang kemarin ke sana dalam acara nikahan sepupu gue, Feby.</p>
<p><strong>Day 2</strong><br />
Bangun pagi, sarapan mie goreng. Siap-siap ke keluar kota, kota Muntok atau Mentok, yang dulunya tempat peleburan timah.<br />
Perjalanan di pagi hari tidak macet, udara masih segar, cukup jauh yang ditempuh kurang lebih sekitar 3 jam lebih. Tujuannya ke sana sebenernya adalah menemani kegiata bapak yang profesinya selaku pengacara bagi kaum kecil yang teraniaya. Ada yang dibanggain dari bapak, kerna sering membela kaum kecil di daerah-daerah yang jauh dan terpelosok, cukup sering bapak hanya menerima bayaran berupa buah-buahan hasil kebun mereka, bahkan ada yang benar-benar tidak mampu bayar, tapi tak mengapa bapak tetep lanjut dengan profesinya, karena mahfum dengan kondisi yang dijalani oleh mereka kaum kecil. Hanya saja ada juga yang memanfaatka kebaikan bapak, dengan cara kabur tidak membayar hasil kerja keras keringat bapak memenangkan kasusnya. Apapun itu yang bapak dapatkan pastinya akan mendapatkan balasan yan setimpal, walaupun tidak berbentuk materi nominal uang.</p>
<p>Di tengah perjalanan, gue ditelfon oleh mas Fajar dari Trijaya FM Bandung, mengundang gue untuk hadir di acara Talk Show on Air mengulas seputar komunitas BBV, berhubung gue ga bisa mencoba untuk menghubungi teman-teman lain untuk datang, ternyata ga ada yang bisa juga, sudah terlalu padat untuk akhir pekan. Akhirnya akan diundur minggu depannya lagi.</p>
<p>Selama perjalanan juga, gue melihat suatu pemandangan yang memprihatinkan, di setiap gas station yang kami lalui di jalan dipenuhi dengan antrian truk, mobil, dkk untuk mendapat jatah BBM. Antrian yang begitu panjang, dan mereka bersedia untuk mengantri dan bermalam di dekat SPBU yang ada. Sesampai di kota tujuan pun, setiap SPBU terlihat pemandangan yang sama, antri yang mengular.</p>
<p>Shalat Jum&#8217;at di mesjid Baitul Hikmah, rasa kantuk menyerang hebat. Setan-nya ternyata bukan hanya di Jakarta aja kalo Jumatan datang mengganggu mata ini terasa berat dan tidak menyimak khotbah. Yang salah entah guenya entah si khotib, topiknya agak melantur dicoba dipaksakan untuk saling berkorelasi, rada bertele-tele sehingga terasa panjang sekali.</p>
<p>Selepas jumatan, persediaan bensin di mobil sudah menipis, yang kemudian ikut mengantri bersama truk, mobil yang antrian di SPBU. Sembari menunggu/mengantri, kita makan siang di mobil. Ibu bawa bekal nasi dan lauk dari rumah. Waktu yang pas untuk makan siang, dan semuanya makannya lahap :)</p>
<p>Ketika sudah mendekati SPBU hampir sejam menunggu, rupanya persediaan bahan bakar habis total yang mau ga mau membuat pengantri serempak koor &#8220;huu&#8221; dan klakson pun ikut meramaikan suasana. What? Selama sejam nuggu eh malah habis pas uda deket. apes dah. Akhirnya kita lanjut lagi cari bensin jual eceran di kampung-kampung yang harganya tentu saja lebih mahal yaitu 10ribu per liter. karena sudah kepepet, tidak ada option lain.</p>
<p>Kerna sudah mendekati sore, gue pun driving fast yang membuat bapak berpegangan kuat heheh, belum tahu kalo anaknya sopir transjawa hohoho (dulu pernah nyasar sepulang dari candi Borobudur, nyasar sedikit keliling jawa).</p>
<p>Perjalanan ini [un ditutup dengan kunjungan ke rumah sodara di Parit Tiga yang juga menjemput buah berulit durian, apalagi kalo bukan Durian! Hanya saja musimnya sudah berlalu jadinya hanya dapet beberapa saja, tapi cukuplah buat kami. Yang menjadi inceran durian jenis unggul dengan nama Durian Tai Babi, entah kenapa dibikin namanya begitu, dun ask me why. Tapi jika kalian belum tahu, itu rasanya manis banget, isinya gede-gede, bijinya kecil, buahnya gede bgt. So pantas lah dibilang unggul dari segi rasa, bentuk dan kepuasannya.</p>
<p>Sempet ada adegan yang tak terduga, kamera digital gue sempet direbut oleh seekor monyet kecil, namanya Luki oleh si majikan. Kamera ini bisa berada di tangannya setelah dia berhasil merebut dari tangan gue akibat gue yang lengah dan terlalu dekat posisinya, alih-alih mau ambil gambar close-up si monyet. Setelah berhasil direbut olehnya, kamera pun sempat terbanting ke lantai.. huhu.. lecet-lecet pula. untungnya masih bisa jalan, kalo rusak bisa nangis darah, atau bisa gue sembelih tu monyet (kayaknya sik ga mungkin ya, wong majikannya gendut muka galak gitu).</p>
<p>Pulang badan gempor-gempor, jadi supir emang melelahkan.</p>
<p><strong>Day 3</strong><br />
Bangun pagi hanya sedikit telat, maklum masih berasa ngantuk banget, perjalanan seharian penuh kemarin menguras energi. Terus ikut ibu pergi ke Pasar Pagi. Dulu sewaktu kecil jaman sekolah gue sering ikut ibu ke pasar ini, dan sering merengek minta beli ini itu, banyak maenan, makanan yang mengundang rasa suka buat anak kecil semasa itu. Dan tentu saja ibu tidak serta merta menuruti keinginan gue, karena ga mau dibiasain jajan-jajan yang ga penting. Di pasar ini pun biasanya banyak cerita, kalo ibunya si A, si B, si C uda ketemu pas-pasan di pasar bercerita ini itu, so jadi bisa dibilang juga Pasar merupakan media infotainment di mana segala berita, cerita, gosip berkumpul dan menyebar. Fortunately, ibu gue bukan tukang gosip heheh.</p>
<p>Sebelum mengakhiri belanja di pasar, mampir bentar untuk membeli otak-otak Bangka. Nyum-nyum, sudah lama sekali tidak merasakannya yang khas sekali, apalagi cukanya itu. Memang tidak seperti dijual di Jakarta, Bandung dan kota lain. Dan gue langsung berencana untuk membawanya ke Jakarta, bukan untuk dijual tetapi dibagikan kepada sesama. Lihat saja nanti.</p>
<p>Siang selepas tengah hari, gue bersama kakak, ibu, bapak, dan temen deket kakak pergi ke Pantai Parai, yang kemarin saat isra&#8217; mijraj ada SBY dateng dan menginap di penginapan pantai Parai. Akhirnya gue bisa berkunjung ke Pantai yang cukup indah ini. Banyak infoseputar pantai ini di majalah-majalah, bahkan tivi. Foto-fotonya menyusul ya. Setelah puas foto-foto, ada insiden kecil tapi berdarah. Ibu gue sempet tersandung di daerah bebatuan, dan kening ibu langsung mengucur darah. Gue yang sempet berpose untuk foto-foto sontak langsung menghampiri dengan perasaan was-was. Melihat posisi ibu yang sedang jatuh dan berdarah sempat membuat darah gue mendesir. Tapi, untungnya baik-baik saja. Hanya luka kecil meskipun bagi gue cukup mengerikan. Setelah diobati di bagian perlengkapan dekat resto pantai. Keadaan kembali normal. Hanya saja gue merasa ga nyaman dengan kejadian tersebut. Tujuan ke pantai ini untuk menikmati pemandangannya yang indah, dan ini karena keinginan gue pula. Gue bersyukur ibu masih dalam kondisi baik-baik saja.</p>
<p>Info seputar penginapan di Pantai Parai, harganya sekitar 800ribu untuk 1 cottage, sementara yang doublecottage sekitar 1.200.000-an. Hari sudah menjelang sore, dan kita pulang dengan dibalur keletihan yang sangat.</p>
<p>Foto-fotonya bisa diakses di <a href="http://picasaweb.google.com/jackolantern/ParaiBeach80908709PM/" title="Parai Beach" target="_blank">sini</a>.</p>
<p><strong>Day 4</strong><br />
Bangun kesiangan. Sarapan mi goreng. Siangnya berangkat lagi ke keluar kota, kali ini ke Pantai Bio, Pantai Tanjung Pesona, dan Pantai yang dekat dengan Kuil. Perjalanannya cukup jauh, lebih jauh dari pantai Parai kemarin. Suasanya masih sepi dan alami. Kerna memang belum banyak orang yang tahu atau berkunjung ke pantai Bio. Asal usul namanya gue ga tahu persis. Desas-desusnya beberapa tahun silam lamanya, dekat pantai situ pernah ada kejadian menghebohkan yaitu ditemukan mayat polisi yang dibenamkan di pinggiran pantai oleh sekelompok penyelundup timah. Kondisinya sudah cukup tragis. Jalan ke arah sana setengah tanah merah, setengah aspal. Dan ada satu jalan di pertigaan yang menuju pantai angker, warga setempat menyebutnya dengan Pantai Hantu. Sempet terbersit untuk ke sana :D</p>
<p>Setelah puas safari pantai hari ini, makan malam dibikinin nasi goreng sebakul banyaknya, rasanya juara banget, minimal harganya 15ribu kalo dijual. Terus disambung acara makan martabak manis khas Bangka. Tahu dong yang manis banget itu, gue aja cuman sanggup makan 3 saja.</p>
<p><strong>Day 5</strong><br />
Pesan otak-otak untuk dibawa ke Jakarta, dan oleh-oleh lainnya khas Bangka seperti cumi kering, kemplang rasa udang dan cumi, dan banyak lagi. Sebesar kardus.</p>
<p><strong>Day 6</strong><br />
Prepare to go home, and Siwijaya Air dengan harga yang mulai naik menjadi 500ribu kurang ceban. Selang tiga hari berikutnya naik menjadi 800ribu per kepala. Yikes..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://i.provoknation.com/2008/08/08/bangka-on-vacation/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Happy Birhday to BBV</title>
		<link>http://i.provoknation.com/2008/07/06/happy-birhday-to-bbv/</link>
		<comments>http://i.provoknation.com/2008/07/06/happy-birhday-to-bbv/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Jul 2008 08:14:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ikez</dc:creator>
				<category><![CDATA[Community Events]]></category>
		<category><![CDATA[The Weekend]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://i.provoknation.com/2008/07/06/happy-birhday-to-bbv/</guid>
		<description><![CDATA[Selamat ulang tahun yang ke-6 buat Bandung Blog Village! Adalah sebuah komunitas kecil yang merupakan wadah bagi blogger Bandung bernaung, berbagi bersama. Tepat diresmikan tanggal 5 Juli 2002 di RM Selasih Pahlawan, kemudian dirayakan 1st Anniversary-nya di THR, 2nd Anniversary juga di lokasi yang sama. Cukup lama untuk eksis yang dimulai dari suatu kondisi yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://farm3.static.flickr.com/2234/2641768614_ec6f8956e9.jpg" target="_blank" rel="lightbox[252]"><img src="http://farm3.static.flickr.com/2234/2641768614_ec6f8956e9_t.jpg" align="right" border="0" /></a>Selamat ulang tahun yang ke-6 buat <a href="http://bbv.or.id" target="_blank">Bandung Blog Village</a>! Adalah sebuah komunitas kecil yang merupakan wadah bagi blogger Bandung bernaung, berbagi bersama. Tepat diresmikan tanggal 5 Juli 2002 di RM Selasih Pahlawan, kemudian dirayakan <em>1st Anniversary</em>-nya di THR, <a href="http://picasaweb.google.com/bandungblogvillage/BBVFuneral"><em>2nd Anniversary</em></a> juga di lokasi yang sama. Cukup lama untuk eksis yang dimulai dari suatu kondisi yang cukup prihatin tetapi menyenangkan. Kala itu baru BBV yang mengusung wadah blog bersama dengan format khusus regional/wilayah. <em>So, BBV is the 1st regional weblog community in Indonesia</em>. Sungguh suatu kebahagiaan buat gue (secara khusus) masih bersama di dalam lingkungan kebersamaan ini walau jumlahnya sekarang tidak seberapa, ketimbang komunitas lain yang dengan regional sama dan mengusung hal yang sama pula yaitu blog.<span id="more-252"></span></p>
<p>Acara kali ini dirayakan secara sederhana saja di <strong>Warung Pasta</strong> jalan Ganeca, dekat Salman ITB. Dihadiri hanya beberapa teman-teman dikarenakan bertepatan dengan akhir pekan, waktu di mana untuk berlibur dan diisi dengan aktifitas khusus lainnya. Sebenarnya momen yang pas untuk bersama-sama lagi seperti dulu, tetapi kekuatan yang namanya Akhir Pekan tidak bisa memaksa orang untuk membanting setir. Meskipun begitu momen yang ada tetap terjaga oleh mereka yang datang. <em>Long live BBV!<br />
</em><br />
Warung Pasta menyediakan suasana yang hangat dan nyaman bagi kumpul-kumpul rileks, atau buat yang pacaran juga oke. Untuk acara keluarga juga pas. Menu yang ditawarkan cukup seru dan harganya affordable. Bahkan tersedia akses internet WI-FI, passwordnya <em><strike>1234512345</strike></em>. Jadi, tempat ini kami rekomendasikan buat ngumpul bareng-bareng lagi jika ada kesempatan ke depan. Dan menjadi tempat nongkrong BBV selanjutnya.</p>
<p>Janganlah pesimis dan sinis melihat keberlangsungan kami dari websitenya semata, yang selalu Under Construction :D Kami tetap berjalan, berinteraksi, dan terus bangga terkait dengan BBV yang mana di dalamnya ada nilai-nilai yang tidak bisa dibeli dan moment-moment yang tidak dimiliki (dengan gampang) oleh komunitas lainnya.</p>
<p>Ironisnya, walau website BBV tidak berjalan normal, tetap saja diwawancara oleh sekian media massa elektronik dan surat kabar.</p>
<p><em><strong>Hail BBV!</strong></em></p>
<p>Yang hadir :<br />
1. gue<br />
2. Bhima (was bhiima.com)<br />
3. Ihwan (<a href="http://ihwan.info" target="_blank">ihwan.info</a>)<br />
4. Achmad Bisri (<a href="http://achmadbisri.blogspot.com" target="_blank">achmadbisri.blogspot.com</a> / was achmadbisri.com)<br />
5. Anggun/fLow<br />
6. Adham Somantrie (<a href="http://www.adhamsomantrie.com/" target="_blank">adhamsomantrie.com</a>) dan pacarnya<br />
7. Kiki si waitress yang setia melayani kami :D (url blog menyusul)</p>
<p>BBV sedang dalam proses regenerasi untuk masa generasi kedua yang akan dikoordinasi oleh Ihwan. Sedikit menjawab status BBV, BBV terbuka bagi <em>blogger </em>Bandung yang ingin bergabung, hanya saja ada sedikit ketentuan untuk bisa gabung yaitu pertama dengan mendaftarkan diri ke milis <a href="http://groups.google.com/group/cafelounge" target="_blank">cafelounge</a> BBV dan mengenalkan diri seperti biasa. Tidak ada keharusan dari kalangan tertentu, selagi bisa membaur dan mengikuti cara &amp; gaya yang ada di BBV, segampang itu kok. BBV dibangun dengan hubungan pertemanan dan kebersamaan yang nilainya luar biasa, sudah seperti kekeluargaan. Memang jadinya agak ekslusif dengan tidak sembarang menerima member baru untuk bisa bergabung, mengingat banyaknya yang hanya ingin <em>join </em>tetapi tidak ada aksi selanjutnya seperti ikutan gathering, atau interaksi di milis. <em>BBV has its own style</em>!</p>
<p>Silahkan gabung di milisnya :<br />
<a href="http://groups.google.com/group/cafelounge" target="_blank">http://groups.google.com/group/cafelounge</a></p>
<p>Lebih lanjut sejarah BBV, kunjungi :<br />
<a href="http://indiwiki.bloggerian.or.id/wiki/Bandung_Blog_Village" target="_blank">http://indiwiki.bloggerian.or.id/wiki/Bandung_Blog_Village</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://i.provoknation.com/2008/07/06/happy-birhday-to-bbv/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>The Weekend</title>
		<link>http://i.provoknation.com/2008/07/05/the-weekend-2/</link>
		<comments>http://i.provoknation.com/2008/07/05/the-weekend-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Jul 2008 10:05:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ikez</dc:creator>
				<category><![CDATA[The Weekend]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://i.provoknation.com/2008/07/05/the-weekend-2/</guid>
		<description><![CDATA[Biang kerok kemacetan jalan Dago weekend kemarin adalah peresmian sebuah Factory Outlet (baca:belanja murah dan biang macet) bernama Seximo. Pemilihan nama tersebut pasti ada pertimbangan khusus dari pemilik atau stakeholders, mungkin agar gampang diingat para pelancong-pelancong kota Bandung agar weekend depan nanti bisa ngeramein jalanan dago lagih. Tempat peresmian tsb mengambil FO yang sebelumnya sudah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://farm4.static.flickr.com/3185/2640958313_cfaed7901f.jpg" target="_blank" rel="lightbox[251]"><img src="http://farm4.static.flickr.com/3185/2640958313_cfaed7901f_t.jpg" width="100" align="right" border="0" height="80" /></a>Biang kerok kemacetan jalan Dago <em>weekend </em>kemarin adalah peresmian sebuah Factory Outlet (baca:belanja murah dan biang macet) bernama <strong>Seximo</strong>. Pemilihan nama tersebut pasti ada pertimbangan khusus dari pemilik atau <em>stakeholders</em>, mungkin agar gampang diingat para pelancong-pelancong kota Bandung agar <em>weekend </em>depan nanti bisa ngeramein jalanan dago lagih.<span id="more-251"></span></p>
<p>Tempat peresmian tsb mengambil FO yang sebelumnya sudah lama ada di situ tetapi nampaknya kurang begitu berhasil meningkatkan rating pengunjung dan kalah bersaing dengan tetangganya sehingga menyebabkan kerugian dari pihak lama, mungkin kemudian memutuskan untuk menggunakan nama baru, atau memang pemilik baru. Gue rasa sih konsepnya ga terlalu heboh atau berbeda dari sebelumnya. Apa sik yang dilihat dari FO-FO yang ada, barang-barang ditawarkan standar saja, cukup banyak kalah kualitas dengan yang ada di mall atau butik. Inginnya menawarkan harga yang lebih murah tetapi buat gue banyak yang pas-pasan. Hanya karena dibalur dengan interior yang lebih mewah ketimbang toko baju biasa di pasar. Sekarang marak FO di Bandung diberi fitur tempat makan sembari untuk para suami atau pria-pria bahkan anak-anak menunggu istri, pacar dan ortunya belanja. Konsep ini dimaksudkan untuk menarik lebih banyak lagi pengunjung dan agar tidak jenuh dengan <em>shopping</em>-dgn-harapan-dpt-baju-yang-lebih-murah.</p>
<p>Kembali ke Seximo tadi, daya tarik peresmian acara tsb dilakukan salah satunya dengan menampilkan model-model <em>sexy </em>di tengah pembatas jalan, berdiri berjejer bagaikan manekin hidup memamerkan lekuk tubuh mereka yang bohay kepada rakyat yang lewat, mereka pedagang keliling, rakyat yang rumahnya ga jauh dari situ, dan pengunjung FO lainnya. Tidak canggung pastinya karena dibayar mahal; pleus kamar hotel setelah acara dengan pria genit (meureunn mah nu ieu). Gue bermaksud ke <strong>Warung Pasta</strong> di jalan Ganeca sore itu, akhirnya turun dari angkot, nanggung juga untuk bertahan di angkot. Gue bisa apa to, mereka punya modal untuk membuat seperti itu, ga bosen-bosennya membangun kerajaan FO di jalanan Dago. Bahkan sampai ada marching band segala lho untuk memeriahkan acara. Sah-sah aja memang.</p>
<p>Inti dari kisah kali ini sebenarnya adalah menyorot (lagi-lagi) hari-hari di penghujung minggu. Sudah cukup biasa melihat pemandangan kota Bandung yang macet gara-gara invasi warga kota lain untuk menikmati jajanan dan belanja murah di kota Bandung yang berjulukkan Kota Kembang. Sudah cukup sering warga Bandung atau orang-orang yang tinggal di Bandung mengeluh hal yang serupa, &#8220;Bandung macreett&#8221;. Perolehan keuntungan travel-travel yang kian menjamur di Bandung semakin meningkat seiring menaiknya jumlah penumpang yang mengkonsumsi jasa ini sebagai alternatif jasa umum seperti bis dan kereta. Para penyedia jasa transportasi nampak agak kewalahan juga tetapi sekaligus senang, bagi mereka ini adalah keuntungan besar dalam kehidupan mereka.</p>
<p>Bagaimana sebaiknya menyikapi hal seperti itu, Bandung di kala dulu memang beda banget kondisinya. Bagi sebagian orang Bandung asik dan nyaman buat istirahat dan jalan-jalan. Pertimbangan lainnya adalah karena masih terhitung murah dari segi makanan, dan jarak kota Bandung tidak begitu jauh lagi terasa, hanya 2 jam-an ditempuh via tol Cipularang. Gue meskipun bukan asli Bandung pun ikut prihatin dengan kondisi weekend sekarang-sekarang ini di Bandung. Sudah merupakan hak setiap orang untuk mendapatkan suasana yang beda dari kota asal mereka, ya Bandung emang bikin ngangenin bagi banyak orang. Termasuk gue, yang masih ngekost di Bandung walau sudah kerja full di Jakarta. Sekarang hanya bisa akhir pekan saja menyambangi kasur yang nyaman di kamar kost seharian&#8230;</p>
<p>Macet di Bandung, <em>pain in the ass</em> &#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://i.provoknation.com/2008/07/05/the-weekend-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bakso Lombok Uleg</title>
		<link>http://i.provoknation.com/2008/02/24/bakso-lombok-uleg/</link>
		<comments>http://i.provoknation.com/2008/02/24/bakso-lombok-uleg/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 Feb 2008 23:44:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ikez</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[The Weekend]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://i.provoknation.com/2008/02/25/bakso-lombok-uleg/</guid>
		<description><![CDATA[Makan Bakso dari dulu sampe sekarang ga ngebosenin kan? Waktu kecil pasti suka jajan makan bakso, sampe usia beranjak gede pun makanan ini tetap menjadi favorit kebanyakan orang pada umumnya, mungkin ada juga yang tidak menyukai bakso (pity on them, then). Biasanya bakso yang kita makan itu komposisinya mi kuning, bihun, bakso, dsb. Tapi kali [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://farm3.static.flickr.com/2056/2289943902_0f877eddf5_o.jpg" target="_blank" title="Bakso Lombok Uleg" rel="lightbox[242]"><img src="http://farm3.static.flickr.com/2056/2289943902_63677f3bae_t.jpg" alt="Bakso Lombok Uleg" align="right" border="0" height="75" width="100" /></a>Makan Bakso dari dulu sampe sekarang ga ngebosenin kan? Waktu kecil pasti suka jajan makan bakso, sampe usia beranjak gede pun makanan ini tetap menjadi favorit kebanyakan orang pada umumnya, mungkin ada juga yang tidak menyukai bakso (<em>pity on them, then</em>). <span id="more-242"></span><br />
Biasanya bakso yang kita makan itu komposisinya mi kuning, bihun, bakso, dsb. Tapi kali ini komposisinya beda yaitu lontong sebagai pengganti mi, jadi menunya adalah bakso tahu dan lontong. Tempatnya di <strong>Bakso Lombok Uleg</strong>. Mungkin dulu pernah makan bakso pake nasi? Bagi gue sah-sah aja, dengan dalih biar kenyang :) Kali ini makan baksonya pake nasi <em>zip </em>(nasi yang dipadatkan menjadi lontong :D)<br />
<strong>Bakso Lombok Uleg</strong> ini berlokasi di Jalan Kaliurang, Jogja. Tepatnya di seberang Mirota Market. Dengan harga yang cukup memadai yaitu Rp. 5000.-, rasanya membuat gue untuk makan lebih dari 1 porsi. Oia, rasa baksonya bagi gue adalah <em>old school</em>, karena rasanya dan adonan <em>meatball</em> (si bakso) pas dan sama seperti gue makan bakso jaman dulu waktu kecil.</p>
<p>Terus kenapa disebut Lombok Uleg karena cabe (lombok)nya diuleg dan dicampurkan di dalam kuah bakso, tinggal <em>request</em> pedasnya mau sedang, extra atau ga pedas.</p>
<p><a href="http://farm4.static.flickr.com/3163/2289941802_63d70b9306_o.jpg" title="Bakso Lombok Uleg" rel="lightbox[242]"><img src="http://farm4.static.flickr.com/3163/2289941802_a838120c0a_t.jpg" alt="Bakso Lombok Uleg" border="0" height="75" width="100" /></a> <a href="http://farm4.static.flickr.com/3016/2289942916_512532ed61_o.jpg" title="Bakso Lombok Uleg" rel="lightbox[242]"><img src="http://farm4.static.flickr.com/3016/2289942916_d401e1e38d_t.jpg" alt="Bakso Lombok Uleg" border="0" height="75" width="100" /></a> <a href="http://farm4.static.flickr.com/3021/2289943478_fcf840176b_o.jpg" title="Bakso Lombok Uleg" rel="lightbox[242]"><img src="http://farm4.static.flickr.com/3021/2289943478_a5f8b9b25c_t.jpg" alt="Bakso Lombok Uleg" border="0" height="75" width="100" /></a></p>
<p><a href="http://farm3.static.flickr.com/2138/2289944718_0bb3644562_o.jpg" title="Bakso Lombok Uleg" rel="lightbox[242]"><img src="http://farm4.static.flickr.com/3133/2289154423_c0c4cc3864_t.jpg" alt="Bakso Lombok Uleg" border="0" height="100" width="75" /></a> <a href="http://farm4.static.flickr.com/3133/2289154423_8d3890e434_o.jpg" title="Bakso Lombok Uleg" rel="lightbox[242]"><img src="http://farm3.static.flickr.com/2138/2289944718_82066e47a2_t.jpg" alt="Bakso Lombok Uleg" border="0" height="100" width="75" /></a></p>
<p><em>Recommended by: Dina.<br />
Camera: P990i</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://i.provoknation.com/2008/02/24/bakso-lombok-uleg/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bloody Weekend</title>
		<link>http://i.provoknation.com/2007/08/01/bloody-weekend/</link>
		<comments>http://i.provoknation.com/2007/08/01/bloody-weekend/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Aug 2007 11:18:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ikez</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bloggerians]]></category>
		<category><![CDATA[The Weekend]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://i.provoknation.com/?p=108</guid>
		<description><![CDATA[Banyak hal dan kejadian yang tidak sempet gue tulis, sebelum hari ini. Dan kembali gue stuck untuk menuliskannya. Temen bilang, &#8220;kenapa ga ditulis aja tentang stuck itu sendiri?&#8221;. Lagipula ga perlu menuliskannya dengan panjang lebar kan, satu baris kalimat, atau bahkan 1 kata pun sudah cukup mewakili. So gue skip aja yang kemarin-kemarin. Gue tulis [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Banyak hal dan kejadian yang tidak sempet gue tulis, sebelum hari ini. Dan kembali gue <em>stuck </em>untuk menuliskannya. Temen bilang, &#8220;kenapa ga ditulis aja tentang <em>stuck </em>itu sendiri?&#8221;. Lagipula ga perlu menuliskannya dengan panjang lebar kan, satu baris kalimat, atau bahkan 1 kata pun sudah cukup mewakili. So gue <em>skip </em>aja yang kemarin-kemarin. Gue tulis saja yang masih hangat bagi gue.<span id="more-108"></span></p>
<blockquote><p>Dulu sewaktu kamu sedang tertawa atau lagi senang, pernah ga langsung terpikirkan bagaimana kita kalau lagi sedih dan murung? 1 detik &#8211; 5 detik kemudian, setelah tertawa kita mendapat berita/kabar atau mengalami sesuatu yang sudah pasti tidak akan membuat kita tertawa, atau senang. How does it feel?</p></blockquote>
<p>Weekend kmrn gue nyempetin datang ke pernikahan sobat gue semasa SMA di Pangkalpinang dahulu, namanya Ira atau dikenal juga dengan nama Iwa. Dia dulunya satu kelas di tahun pertama, dan juga tetangga gue di kampung. Akhirnya menikah juga ia, dan gue ikut senang sobat gue satu per satu menikah. Resepsi pernikahan dilangsungkan di Cirebon.</p>
<p>Untuk pertama kalinya gue menginjak kota itu, setelah sekian lama hanya sebatas tau dari teman, beberapa emang ada dari Cirebon dan suka maen ke Cirebon. Acara nikahan ada di Hotel Santika yang <em>fullybook </em>2 minggu sebelum hari itu. Usut punya usut, rupanya ada 3 acara nikahan di sana, so gue ga dapet kamar di situ, &#8216;hanya&#8217; dapetnya di hotel lain, yang berbau logo perusahaan pemerintah. Setelah tiba, melihat kondisinya sangat berbeda dengan apa yang ada di (gambar) websitus mereka. Mana sudah capek, ditambah meliat kondisinya begitu gue pun hanya bisa menghelas napas saja lah. Dan lebih parah lagi ketika besoknya saat mau sarapan, pintunya rusak dan masih bisa dibuka dari luar dengan cukup memutarkan saja, alih2nya sudah terkunci tapi tidak sama sekali. Dan petugas yang datang untuk urusan tsb mengatakan kalo caranya begini, padahal gue tau persis cara begininya dia itu sama aja bohong, gue jelasin dengan cara membuktikan di depan matanya kalo teori dia salah. Malu sendiri akhirnya. Akhirnya gue pindah kamar, yang sebenernya ga jauh berbeda juga dari yang sebelumnya, tapi at least masih bisa dikunci.</p>
<p>Ga heran kalo hotel ini kurang laku, dan emang bintangnya cumanÂ  3 bijik, kata gue sik seharusnya ini levelnyaMelati 2. :P<br />
Gue sebenernya ga tegaan aja untukÂ  meng-<em>exploit </em>lebih jauh kondisi hotel situ, melihat staf yang kerja di situ pun jadi iba, beda sekali dengan yang kelas atas, rata2 mereka &#8216;rada murung&#8217;. huhu..</p>
<p>Di saat sarapan itu lah, tadinya gue masih tertawa dan gue mendapat kabar yang mengejutkan dan langsung saja membuat cairan tawa itu berubah menjadi cairan sedih. Sesuatu yang sering kita liat di tivi perihal berita seputar kejahatan di pelosok2 negeri ini, sekarang terjadi pada keluarga sendiri. Anak dari sepupu gue, menjadi korban pembantaian pembunuhan di belakang sekolah, dan ini sangat sadis dilakukan tanpa gue harus menjelaskan lebih jauh bagaimana. Dan ia adalah gadis yang masih muda belia. Sedang diselidiki apa modusnya.</p>
<p>Kenapa manusia tega melakukannya seperti itu? Membunuh sesama bukannya sesuatu yang sangat diharamkan dan dimurkai-Nya?</p>
<p>Setelah mendapat kabarÂ  tsb, besoknya gue mendapat kabar lagi kalo ponakan gue sakit. Dan sekarang pun gue masih recovery, sebenernya sakit biasa/murahan. Flu batuk pilek, yang sebenernya weekend kmrn sudah mulai sakit.</p>
<p>*exhale*</p>
<p>Sekarang lagi banyak nyamuk di mana-mana, banyak yang mengeluh sudah. Hati2 kena penyakit, waspadalah.Â  Obat mahal..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://i.provoknation.com/2007/08/01/bloody-weekend/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>16</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>The Weekend&#8217;s Movie</title>
		<link>http://i.provoknation.com/2007/06/23/the-weekends-movie/</link>
		<comments>http://i.provoknation.com/2007/06/23/the-weekends-movie/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 Jun 2007 06:12:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ikez</dc:creator>
				<category><![CDATA[Reviews]]></category>
		<category><![CDATA[The Weekend]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://i.provoknation.com/?p=103</guid>
		<description><![CDATA[2 Weeked berturut-turut gue nonton film di bioskop. Sebenernya bukan kebiasaan gue nonton film bioskop (secara sering nonton di DVD) di akhir pekan tetapi karena kasusnya adalah nonton gratis, so why not? Weekend kemarin gue nonton sekuel Fantastic Four, 4 : Silver Surfer. Dan pekan ini gue nonton Shrek The Third. Mana yang bagus dari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://i.provoknation.com/wp-content/uploads/2007/06/shrek_the_third-poster.jpg" rel="lightbox" title="Shrek The Third"><img src="http://i.provoknation.com/wp-content/uploads/2007/06/shrek_the_third-poster.thumbnail.jpg" alt="Shrek The Third" align="left" /></a>2 Weeked berturut-turut gue nonton film di bioskop. Sebenernya bukan kebiasaan gue nonton film bioskop (secara sering nonton di DVD) di akhir pekan tetapi karena kasusnya adalah nonton gratis, so why not? Weekend kemarin gue nonton sekuel <strong>Fantastic Four, 4 : Silver Surfer</strong>. Dan pekan ini gue nonton <a href="http://www.shrek.com/" onclick="return false;" title="Shrek Official Site" class="Tips2" target="_blank">Shrek The Third</a>. Mana yang bagus dari kedua film tsb? Tentu saja gue pilih Shrek, secara dari segi animasinya sangat apik, ceritanya pun menarik mengandung pesan moral juga, dan dibalur dengan aksi dan komedi yang cerdas, belum lagi dimeriahkan tokoh-tokoh kartun lain seperti dari Walt Disney yang dibaurkan dalam cerita ini. <span id="more-103"></span></p>
<p>So berkisah soal Fantastic Four tadi, gue nyatakan ini film baiknya hanya untuk ditonton anak sekolahan saja, atau ABG yang ga perlu mikir dan hanya cukup melihat liukan para jagoan beraksi. Memang dari segi cerita ga terlalu menarik, biasa-biasa saja. Segi visual effect sudah cukup, tetapi karena sudah banyak film yang menawarkan visual effect yang lebih canggih, so jadinya <em>so-so</em> saja. Mereka tetap ingin menonjolkan karakter yang ada, si <em>hero </em>dan <em>antihero</em>. Jujur saja untuk jilid awal dari film ini gue ga nonton, kerna emang gue bilang ga semenarik film sejenis yang ada. <em>Sorry guys</em>. Ada pun gue mau nonton film ini kerna ditawarin tiket nonton gratis si Indosat punya acara nonbar di <strong>Ciwalk Studio XXI</strong>, terima kasih buat <a href="http://www.friendster.com/21878645" onclick="return false;" class="Tips2" title="Ea" target="_blank">Ea</a> yang sudah ngasih tiket gratisnya. Yah kerna gue ga ada kerjaan di <em>weekend</em>, jadi asik-asik aja lah dan gue putuskan untuk nonton bareng bersama <a href="http://blub.snydez.com" onclick="return false;" class="Tips2" title="bLub" target="_blank">bLub</a> dan adiknya. Gue sama bLub pun sama-sama merasakan hal yang sama, <em>this movie is ****</em>. Awalnya kurang menikmati, hanya diisi dengan bisikan mengandung celaan tapi akhirnya cela-celaan tsb itulah yang membuat kita bertahan di bangku untuk menikmati sepanjang film. Gue hanya suka karakter <em>Silver Surfer</em> di film ini, period.</p>
<p>Kembali ke Shrek, yang sudah nonton film ini jilid sebelumnya pasti sudah tau dong bagaimana tingkah dan kelucuan tokoh <strong>Shrek</strong>, <strong>Donkey</strong>, dan <strong>Puss</strong>. Sewaktu Shrek terdahulu diputar, gue langsung demen dengan karakter yang ada, plot cerita pun menarik, dan mengundang gelak tawa, dan gue bener-bener ketawa dalam menikmati film ini. Ceritanya kali ini Shrek melanjutkan kehidupan bersamanya dengan sang istri tercintanya <strong>Fiona </strong>di kerajaan <strong>Far Far Away</strong>, bahkan Shrek yang menjadi penerus tahta sang ayahanda Fiona. Tetapi hal ini tidak diinginkan oleh sang Ogre Ijo, dia lebih memilih hidup tenang bersama istrinya, kehidupan nyaman dan tenang di pondok kecil kawasan rawa tempat tinggal Ogre. Alhasil, ayahanda berpesan sebelum ajal menjemputnya kalo ternyata masih ada penerus atau pewaris tahta kerajaan, untuk itu Shrek harus mencarinya dan membawanya ke Far Far Away. Ternyata perihal ini diendus oleh sang villain, Prince Charming yang tidak mau menyerah untuk merebut tahta tsb.</p>
<p>Adegan dan karakter yang ada cukup meriah dan variatif, film ini cocok ditonton bagi mereka yang butuh hiburan segar dan cerdas, untuk semua kalangan tentunya.</p>
<p><a href="http://i.provoknation.com/wp-content/uploads/2007/06/transformers.jpg" rel="lightbox" title="Transformers"><img src="http://i.provoknation.com/wp-content/uploads/2007/06/transformers.thumbnail.jpg" alt="Transformers" align="left" /></a>Sebelum Shrek The Third diputar, ada sisipan trailer movie di awal yaitu salah satunya <a href="http://www.transformersmovie.com/" onclick="return false;" class="Tips2" title="Transformers" target="_blank"><strong>Transformers</strong></a>. Setelah melihat extra tsb, gue jadi kepingin nonton dan can&#8217;t wait to see, film besutan <strong>Michael Bay</strong> yang mana sudah barang tentu penuh dengan ledak-ledakan, kita sudah tau Michael Bay emang sudah terkenal dengan film-filmnya seperti Armageddon, Pearl Harbour, banyak ledak sana sini kan? Belum lagi film ini didukung oleh Steven Spielberg selaku <em>Executive Producer</em>. Akhir bulan ini Transformer akan tayang.</p>
<p>Jika masih belum tau kisi-kisi film ini, bercerita tentang sekumpulan robot yang terbagi dua kelompok, yaitu <strong>Deceptions </strong>(Destroy) dan <strong>Autobots </strong>(Protect). Destroy, tentunya mereka ingin menghancurkan bumi, sementara Protect adalah dipimpin oleh Optimus Prime, pihak yang ingin melindungi bumi dari kehancuran yang dilakukan oleh kaum Destroy. Setelah melihat singkat tayangan <em>extra</em>-nya, penuh dengan adegan/aksi robot yang cool. <em>Must see this movie!</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://i.provoknation.com/2007/06/23/the-weekends-movie/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Why So Hurry?</title>
		<link>http://i.provoknation.com/2007/05/28/why-so-hurry/</link>
		<comments>http://i.provoknation.com/2007/05/28/why-so-hurry/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 May 2007 14:54:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ikez</dc:creator>
				<category><![CDATA[The Weekend]]></category>
		<category><![CDATA[Vacation]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://i.provoknation.com/?p=88</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin kalian sering notice hal yang mau gue ceritain, soal antrian. Kasusnya kalo kalian sudah punya nomor tempat duduk, atau sudah pasti bakal dapet tempet, kenapa mesti buru2 masuk ke dalam? Ada yang pake dorong, ada yang maen salip. Dan yang ngelakuin pun bukan cuman anak muda yang biasanya diidentikkan kurang sopan sering berlaku begitu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://i.provoknation.com/wp-content/uploads/2007/05/hurry.JPG" rel="lightbox" title="In Hurry"><img src="http://i.provoknation.com/wp-content/uploads/2007/05/hurry.thumbnail.JPG" alt="In Hurry" align="left" /></a>Mungkin kalian sering <em>notice </em>hal yang mau gue ceritain, soal antrian. Kasusnya kalo kalian sudah punya nomor tempat duduk, atau sudah pasti bakal dapet tempet, kenapa mesti buru2 masuk ke dalam? Ada yang pake dorong, ada yang maen salip. Dan yang ngelakuin pun bukan cuman anak muda yang biasanya diidentikkan kurang sopan sering berlaku begitu tapi justru orang yang lebih tua atau yg kita sebut bapak-bapak atau emak-emak. Begitulah mungkin yang namanya kehidupan, <em>in the same boat same destination</em>, kita pengen mendapatkan sesuatu tapi caranya beragam ada yang pengin cepet2, ada yang santai, ada yang terlambat. <span id="more-88"></span></p>
<p>Dan gue menemukan lagi pemandangan seperti itu di mata gue, di airport. Uda jelas2 dapet <em>seat </em>nomor sekian, masik juga mau buru2, padahal pesawat juga ga bakalan ninggalin penumpangnya, pasti bakal dipanggil2 sama <em>announcer</em>-nya. Gue sik bisa ngomong apa, kadang kesel juga ngeliatnya, ga elok rasanya. Dan kasus begini pun ga cuman di airport saja kan?</p>
<p>Mungkin mereka memang selalu memegang prinsip pat pat gulipat (siapa cepat dia dapat). Siapa sik yang senang kalo ada yang menyalip di depan kita begitu saja tanpa peduli yg disalip? Mentalnya bagus juga sik, mental badak muka kudanil. <em>I wonder</em>, jika itu berlaku pada mereka, apakah mereka senang digitukan?</p>
<p>Perjalanan ke Timur mengalami penundaan selama 2 jam, uda banyak aja yg ngedumel. Meski sudah disuap makan siang. Alasan yang klise yang ga mungkin transparan, &#8220;ada masalah teknis pesawat&#8221;. Bagi yang acaranya cuman pulang atau maen doang mungkin ga terlalu masalah, tapi kalo sampe ada <em>appointment </em>bisa berabe juga. Gue uda beberapa kali sik mengalami <em>flight delayed</em>.</p>
<p>Yang cuman bisa gue katakan <em>service </em>dan kondisi pesawatnya memang sepadan dengan harga yang murah, memang kalo mau yg bagus layanan dan nyaman, pilih yang mahal sekalian.</p>
<p>Satu hal lagi sifat buruk manusia, belum juga pesawat berhenti sempurna sudah ada aja yang ga sabaran pengen keluar, dan sudah ada yang cepet2 aktifin HP. Meskipun pesawat sudah <em>landing</em>, tetap saja bisa menganggu komunikasi dgn tower. Orang yang duduk di sebelah gue kmrn langsung nelfon soal bisnis, sepertinya ada <em>appointment </em>penting. Mbok ya bisa dilakuin setelah keluar dari pesawat, atau di lobby.. <em>Why so fucken hurry</em>?? Yang namanya rejeki ga kemana2 inih. dan juga yang mau turun cepet2, kenapa mesti buru2, pesawat uda brenti, dan nanti juga dijemput. Tetap saja mereka selalu ga sabaran. <em>Are you one of them, mate?</em></p>
<p><a href="http://i.provoknation.com/wp-content/uploads/2007/05/lidah-api.JPG" title="Lidah Api, Citraland" rel="lightbox[88]"><img src="http://i.provoknation.com/wp-content/uploads/2007/05/lidah-api.thumbnail.JPG" alt="Lidah Api, Citraland" align="right" /></a>Akhirnya, gue tiba juga di Surabaya. Negeri yang terik, negeri di mana matahari lebih dekat keberadaannya. Dijemput <strong>Tyaz </strong>teman yang sangat baik dan  setia memandu tamunya yang baru kali ini ke Surabaya. Hehehe.. Sayangnya ga ada <em>photo session</em> seperti yang direncanakan semula, dikeranakan kesibu&#8217;an dan kecape&#8217;an. Hanya foto2 biasa dan jalan2nya cuman makan, nongkrong dan tidur. Kemarin sempet ke <strong>Gwalk</strong> di kawasan Citraland, Singapura-nya Surabaya.</p>
<p><a href="http://i.provoknation.com/wp-content/uploads/2007/05/hos_resize.jpg" title="hos_resize.jpg" rel="lightbox[88]"><img src="http://i.provoknation.com/wp-content/uploads/2007/05/hos_resize.thumbnail.jpg" alt="hos_resize.jpg" align="left" /></a>Makan es krim di <strong>Zangrandy </strong>yang udah sangat terkenal di sana (katanya sudah menjadi icon Surabaya). Juga sempet karaokean di <strong>NAV</strong> Kebon Bibit, dan juga ke <a href="http://houseofsampoerna.museum/" title="House of Sampoerna" target="_blank"><strong>House of Sampoerna</strong></a> yang di situ ada museum galeri produk rokok Sampoerna, pabriknya yang kita bisa lihat langsung mereka bekerja dengan kecepatan yang tangkas, juga ada restonya. Sayang gue datang di hari Minggu, mereka libur. Sempat juga kepikiran mau ke Malang bertiga, hanya saja uda kemaleman, letih pun menohok. <em>Next time</em> saja.</p>
<p><a href="http://i.provoknation.com/wp-content/uploads/2007/05/bathroom2.JPG" title="Bathroom Hotel Mercure" rel="lightbox[88]"><img src="http://i.provoknation.com/wp-content/uploads/2007/05/bathroom2.thumbnail.JPG" alt="Bathroom Hotel Mercure" align="right" /></a>Nginep di mana? Hari pertamanya sik gembel dulu di kost temen Tyaz, <strong>Tika</strong>. Tapi besoknya gaya bangeut dah di <a href="http://www.accorhotels-asia.com/1794/detail/default_id.aspx" title="Novotel" target="_blank">Novotel  </a>dan <a href="http://www.mercure-asia.com/6155/detail/default_id.aspx" title="Mercure" target="_blank">Hotel Mercure</a> Jalan Raya Darmo. Dua-duanya group <a href="http://www.accorhotels-asia.com/" title="Accor" target="_blank">Accor</a>. Tadinya sempet mau ke <a href="http://marriott.com/hotels/travel/subjw-jw-marriott-hotel-surabaya/" title="JW Marriott" target="_blank">JW Marriot</a>, cuman kerna <em>full</em>, wis ke sana cuman numpang pipis aja haha.. Dari kedua hotel tsb, gue lebih suka dengan <em>layout </em>dan <em>style </em>kamar mandi Hotel Mercure, meski ga pake <em>bathtub</em>. Hanya saja di Mercure koneksi wifi-nya berbayar, sementara di Novotel <em>free</em>. Di Novotel ga dapet koran di depan pintu kamar, dan ga dapet minum gratis di lobby. Ada kurang dan lebih masing-masingnya. Mercure baru berjalan 3 bulanan, dulunya bernama Mirama Hotel.</p>
<p>Many thanks to <strong>Tyaz</strong>, and <strong>kuldesak </strong>gangsta : <strong>Goya, Faridz, Nungki, Raja</strong>, dan <strong>Tika </strong>yang sudah menampung saya satu malam, <strong>Dee</strong>, dan lain-lainnya.</p>
<table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="70%">
<tr>
<td><a href="http://i.provoknation.com/wp-content/uploads/2007/05/img_2969_resize.JPG" title="Nungki" rel="lightbox[88]"><img src="http://i.provoknation.com/wp-content/uploads/2007/05/img_2969_resize.thumbnail.JPG" alt="Nungki" /><br />
</a>Nungki</td>
<td><a href="http://i.provoknation.com/wp-content/uploads/2007/05/img_2958_resize.JPG" title="Raja dan Goya" rel="lightbox[88]"><img src="http://i.provoknation.com/wp-content/uploads/2007/05/img_2958_resize.thumbnail.JPG" alt="Raja dan Goya" /></a><br />
Raja dan Goya</td>
</tr>
<tr>
<td><a href="http://i.provoknation.com/wp-content/uploads/2007/05/img_2988_resize.JPG" title="Faridz" rel="lightbox[88]"><img src="http://i.provoknation.com/wp-content/uploads/2007/05/img_2988_resize.thumbnail.JPG" alt="Faridz" /></a><br />
Faridz</td>
<td><a href="http://i.provoknation.com/wp-content/uploads/2007/05/img_2977_resize.JPG" title="Tyaz" rel="lightbox[88]"><img src="http://i.provoknation.com/wp-content/uploads/2007/05/img_2977_resize.thumbnail.JPG" alt="Tyaz" /></a><br />
Tyaz</td>
</tr>
</table>
<p><strong>Mission Accomplished.</strong><br />
Gue capek berat!! Need <strong>Sleep All Day</strong>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://i.provoknation.com/2007/05/28/why-so-hurry/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

