Di Bandung kemarin nyempetin ke Pameran Seni yang diadain di Selasar Sunaryo. Ga banyak ngerti soal seni, cuman nemenin temen dan ponakan aja yang pengen ke sana, yang memang lagi menggelar pameran seni dari daun, sulaman, dll selama 4-20 Mei 2007 . Berlokasi di Bukit Pakar Timur, Dago. Ga jauh dari Sierra Dago, dan The Valley. Apa yang dipajang di situ gue cuman lihat-lihat dan meratiin sikit, dengan sedikit mengangguk-anggukkan kepala tanda makin ga ngerti. Ya, emang ora ngerti aku, mas. View full article »
Category: The Weekend
Pagi-pagi jam 5 Jowie datang ngejemput gue di kantor, kita ke daerah Kota. Tempat bangunan tua yang banyak dijadikan obyek foto. Lingkungan di sana seperti tidak terawat tetapi itulah yang menjadi daya tarik orang untuk datang dan mengambil gambar sebagai latar belakangnya. Setibanya di sana pun sudah ada yang melakukan photo session, yang kemudian pun sedikit demi sedikit banyak yang berdatangan, yang bukan hanya untuk mengambil gambar tetapi juga piknik bersama keluarga, atau sekedar nongkrong bercengkrama dengan teman dan pacar, dinaungi pohon tua ditemani bangunan tua di sekelilingnya. Untuk masuk ke museumnya, kita dikenakan tarif 2000 rupiah untuk kalangan umum. Jika ingin mengambil obyek foto di dalamnya, dikenakan charge sesuai kategori. View full article »
Hari ini ada gathering Ubuntu-Id di Bandung, tepatnya di CommonRoom Jl. Kyai Gede Utama. Acaranya adalah rilis versi baru Ubuntu, Feisty Fawn. Yang hadir cukup banyak, ada sekitar 50-an. Detil informasi acara gathering tersebut ada di websitus Ubuntu-id. View full article »
Jogja, masih penuh pesona bagi gue. Bagi yang kesana gue yakin ga akan ingin melupakan kota satu ini, terlepas ada pengalaman apa di sana. Berangkat siang dengan pesawat sabun colek Wings Air, hihi, tiba dengan selamat dan langsung disambut dengan rintik hujan yang kemudian menjadi sangat deras. View full article »
Jangan tanya lagi Bandung kalo akhir pekan seperti apa. Macetnya uda kayak babi ngepet guling saos setan. Basi sebasi-basinya. Mereka-mereka memang demen memacetkan kota ini. Tapi ya mereka juga punya hak untuk “memacetkan” jalanan kota Kembang ini. Belum lagi hujan deras mengguyur di sana sini. View full article »
