<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>ikez/rotten apple &#187; Travelling</title>
	<atom:link href="http://i.provoknation.com/category/travelling/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://i.provoknation.com</link>
	<description>provokNation Method</description>
	<lastBuildDate>Wed, 07 Jul 2010 03:23:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Belitung : Great Sunset Islands</title>
		<link>http://i.provoknation.com/2009/01/28/belitung-great-sunset-islands/</link>
		<comments>http://i.provoknation.com/2009/01/28/belitung-great-sunset-islands/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Jan 2009 02:34:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ikez</dc:creator>
				<category><![CDATA[Travelling]]></category>
		<category><![CDATA[Vacation]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://i.provoknation.com/?p=288</guid>
		<description><![CDATA[Wacana liburan saat itu langsung disambut dengan cepat dan tanpa syak. Beberapa bijik manusia yang penuh tekanan harian dan bulanan sepakat untuk melakukan perjalanan ke sebuah pulau, melepaskan diri dari hal-hal yang menjemukan keseharian di kota besar. Siapa yang menyana (gue suka sekali dengan kata dasar &#8216;nyana&#8217;), kalau pulau yang dibidik adalah Pulau Belitung sebagai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://sphotos.ak.fbcdn.net/photos-ak-snc1/v2077/135/43/633420284/n633420284_5570778_6291.jpg" rel="lightbox[288]"><img class="alignright" title="Pulau Burung" src="http://sphotos.ak.fbcdn.net/photos-ak-snc1/v2077/135/43/633420284/n633420284_5570778_6291.jpg" alt="" width="232" height="174" /></a>Wacana liburan saat itu langsung disambut dengan cepat dan tanpa syak. Beberapa bijik manusia yang penuh tekanan harian dan bulanan sepakat untuk melakukan perjalanan ke sebuah pulau, melepaskan diri dari hal-hal yang menjemukan keseharian di kota besar. Siapa yang menyana (gue suka sekali dengan kata dasar &#8216;nyana&#8217;), kalau pulau yang dibidik adalah Pulau Belitung sebagai sasaran tempat penyucian dosa besar tsb. Bermula dari Pertemuan Warpas (berlokasi Warung Pasta) di suatu malam di kota dingin Bandung, 4 muda mudi membuncahkan wacana liburan, dan hanya per mili detik saja kata sepakat itu muncul tanpa birokrasi yang punya tele-tele. <span id="more-288"></span></p>
<p>Setelah menenggak <em>refill</em> teh lemon gelas demi gelas, kami pun pulang dengan langkah yang penuh dengan iringan sepakat, liburan ke Belitung! Oh yesss! Sudah lama sekali gue ga ke sana, setelah menginjak tanah di sana pertama kalinya sewaktu gue masih bercelana pendek merah, SD!</p>
<p>Cukup basa-basinya, 6 muda mudi yang akhirnya berangkat ke Negeri Laskar Pelangi tersebut. Berangcut dengan Sriwijaya Air, tadinya mau berangkat dengan kapal laut dengan alasan lebih murah dan spending waktu lebih lama di laut bersama kawan-kawan ramai-ramai, hanya saja kondisi laut sedang tidak memungkinkan saat itu (bulan ini), di mana gelombang laut yang mencapai 4 meter tingginya. Setibanya di sana disambut oleh Ciktur dan Dewi F, sanak famili gue di Belitung. <em>Been a long time, dudes</em>. Kami pun langsung diangkut dengan angkot carteran, sesaat mengelilingi kota Belitung, memperkenalkan lokasi ATM BNI, Mandiri, dan BCA yg sangat dikhawatirkan dari awal2 oleh 6 muda-mudi tadi, kalau-kalau di sana ga ada ATM (riteee&#8230;)</p>
<p>Kami pun menginap di rumah Dewi F, sepupu gue. Hari pertama kami sudah menyambangi pantai Tanjung Pendam dihiasi makanan model tekwan, kelapa muda, dan batagor. Model tekwan-nya enak banget, affirmative. Mulailah esoknya kami melakukan petualangan mengeksploitasi keindahan pantai-pantai Belitung dengan bekal kamera digital. 3 pria dan 3 perempuan bersiap dengan dandanan ala anak pantai, kami pun bersenang-senang!</p>
<p>Kami setuju dan sepakat kalau pantai yang ada di sana (beberapanya, <em>mostly</em>) sungguh indah dan masih natural. Mohammad Ikwan atau yang dikenal dengan Kuda pun mengamininya, cetusnya &#8220;super gokil!&#8221;. Gue senang kalau teman-teman gue senang dan menikmati keindahan pantai-pantai Belitung. ;)</p>
<p>Kemana saja pantai dan daerah yang dikunjungi?</p>
<ol>
<li>Tanjung Pendam</li>
<li>Teluk Gembira (Gembira Bay)</li>
<li>Batu Lubang</li>
<li>Tanjung Kelayang</li>
<li>Tanjung Tinggi</li>
<li>Kepice</li>
<li>A1</li>
<li>Sekolah SDN Muhammadiyah yang dijadikan lokasi setting film &#8220;Laskar Pelangi&#8221;</li>
<li>Bukit Batu</li>
<li>Vihara Dewi Kwan Im</li>
<li>Burung Mandi</li>
<li>Bukit Berahu</li>
<li>Pulau Lengkuas</li>
<li>Pulau Burung</li>
<li>Burok Beraye (air terjun)</li>
</ol>
<p>Itulah tempat-tempatnya, selama hampir seminggu kami isi dengan jalan-jalan dan menyambangi lokasi tsb. Formasi pasukan ini terdiri Gue (Michael Schumacher lokal), Dina (kasir), Kuda (The man behind photos), Arfin (second driver, Collin McRae cabutan), Sendy K (penasihat perjalanan, Bu Mus-wannabe), Dewi IS (penggembira, penyanyi latar selama perjalanan).</p>
<p>Lokasi yang paling berkesan adalah Pulau Lengkuas. Pulau-pulau kecil yang tidak terlalu jauh dari Pulau Belitung yang bisa ditempuh kurang lebih setengah jam saja. Di sana ada banguan mercu suar yang juga dijadikan lokasi klip video-nya Nidji untuk soundtrack Laskar Pelangi. 3-4 orang saja yang menghuni pulau kecil nan indah itu. Ga bisa hanya disebutkan saja, tapi harus merasakannya langsung! Tidak akan menyesal dan patut juga dijadikan tempat bulan madu, bagi yang mau bumbu petualangan. Pemandangan matahari terbenam (sunset) pun ga kalah (superb) dengan negeri lain, hanya saja masih banyak mereka yang belum menyadarinya.</p>
<p>Tidaklah terkira keindahannya, kami pun sangat menikmatinya. Dan keinginan untuk kembali lagi juga tidak kecil. Dan, kami pun tidak lupa mengucapkan terima kasih banyak kepada Ciktur dan keluarga, Dewi F dan sekeluarga yang telah banyak membantu selama di Belitung. Satu hal yang gue masih kagum adalah keramahan budaya melayu sana, dan issue security yang masih lumayan baik, contohnya masih banyak orang yang meninggalkan kunci motor di motor, saking amannya! Tidak seperti Jakarta atau kota besar lainnya, jangan ditanya!</p>
<p><em>Soon or later, we&#8217;ll be back. Another season of our adventure!</em></p>
<p><strong>The photos :</strong></p>
<p><em> </em><em> </em></p>
<p><em><a href="http://sphotos.ak.fbcdn.net/photos-ak-snc1/v2077/135/43/633420284/n633420284_5570780_1452.jpg" rel="lightbox[288]"><img class="alignnone" src="http://sphotos.ak.fbcdn.net/photos-ak-snc1/v2077/135/43/633420284/n633420284_5570780_1452.jpg" alt="" width="217" height="163" /></a> <a href="http://sphotos.ak.fbcdn.net/photos-ak-snc1/v2077/135/43/633420284/n633420284_5570783_1473.jpg" rel="lightbox[288]"><img class="alignnone" src="http://sphotos.ak.fbcdn.net/photos-ak-snc1/v2077/135/43/633420284/n633420284_5570783_1473.jpg" alt="" width="217" height="163" /></a><br />
</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://i.provoknation.com/2009/01/28/belitung-great-sunset-islands/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Liburan Tahun Baru 2009</title>
		<link>http://i.provoknation.com/2009/01/02/liburan-tahun-baru-2009/</link>
		<comments>http://i.provoknation.com/2009/01/02/liburan-tahun-baru-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Jan 2009 09:29:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ikez</dc:creator>
				<category><![CDATA[Travelling]]></category>
		<category><![CDATA[Vacation]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://i.provoknation.com/?p=315</guid>
		<description><![CDATA[Ke Jogja lagi, suatu kota yang selalu membuat gue ingin kembali, ada banyak kenangan juga terjadi di sana. Kali ini gue bersama Dinoy, perjalanan naik kereta menjadi tidak terlalu menjemukan :) Pertimbangan liburan akhir tahun di Jogja, yaitu menikmati hidangan bakar-bakaran sate dan jagung yang semacam kegiatan rutin setiap malam tahun baru di rumah Dinoy, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://photos-c.ak.fbcdn.net/photos-ak-sf2p/v648/135/43/633420284/n633420284_5351386_2596.jpg" rel="lightbox[315]"><img class="alignright" title="Malam Tahun Baru, Bakar Sate &amp; Jagung" src="http://photos-c.ak.fbcdn.net/photos-ak-sf2p/v648/135/43/633420284/n633420284_5351386_2596.jpg" alt="" width="170" height="128" /></a>Ke Jogja lagi, suatu kota yang selalu membuat gue ingin kembali, ada banyak kenangan juga terjadi di sana. Kali ini gue bersama <strong>Dinoy</strong>, perjalanan naik kereta menjadi tidak terlalu menjemukan :) Pertimbangan liburan akhir tahun di Jogja, yaitu menikmati hidangan bakar-bakaran sate dan jagung yang semacam kegiatan rutin setiap malam tahun baru di rumah Dinoy, bertemu dengan mamanya Dinoy, dan merayakan hari jadi pacaran pas di tanggal 1 Januari.<span id="more-315"></span></p>
<p>Hari pertama langsung menyambangi <strong>Benteng Vredeburg</strong>, di sampingnya ada pesta kuliner makanan jajanan Jogja. Lebih banyak menguasai adalah makanan bakso &amp; sate dengan beragam rasa dan khas. Besok-besoknya juga selama di Jogja diisi dengan kegiatan kuliner, makan dan makan. Tidak lupa dengan makanan <strong>Oseng-oseng Mercon</strong>! Salah satu makanan favorit gue hehe.. mengasyikkan tetapi besoknya bikin perut meleduk.</p>
<p>Sayangnya, 5 hari di sana tidak cukup bagi kami menikmati liburan di sana, pula ada hal yang harus dilakuin (Dinoy UAS tanggal 2 Januari) jadi tanggal 1 malem kami harus kembali dan merayakan hari jadi kami di kereta menuju Jakarta.</p>
<p><em>I wanna say many thanks to Ibu Wati for her kindness, i&#8217;m grateful</em>. <em>Also the Jogja family.</em></p>
<p><strong>The photos :</strong></p>
<p><a href="http://photos-g.ak.fbcdn.net/photos-ak-sf2p/v648/135/43/633420284/n633420284_5351382_2038.jpg" rel="lightbox[315]"><img class="alignnone" title="Malam Tahun Baru 2009" src="http://photos-g.ak.fbcdn.net/photos-ak-sf2p/v648/135/43/633420284/n633420284_5351382_2038.jpg" alt="" width="119" height="88" /></a> <a href="http://photos-e.ak.fbcdn.net/photos-ak-sf2p/v648/135/43/633420284/n633420284_5351388_2409.jpg" rel="lightbox[315]"><img class="alignnone" title="Malam Tahun Baru 2009" src="http://photos-e.ak.fbcdn.net/photos-ak-sf2p/v648/135/43/633420284/n633420284_5351388_2409.jpg" alt="" width="120" height="89" /></a> <a href="http://photos-h.ak.fbcdn.net/photos-ak-sf2p/v648/135/43/633420284/n633420284_5351391_7506.jpg" rel="lightbox[315]"><img class="alignnone" title="Malam Tahun Baru 2009" src="http://photos-h.ak.fbcdn.net/photos-ak-sf2p/v648/135/43/633420284/n633420284_5351391_7506.jpg" alt="" width="122" height="90" /></a> <a href="http://photos-a.ak.fbcdn.net/photos-ak-sf2p/v648/135/43/633420284/n633420284_5351376_7701.jpg" rel="lightbox[315]"><img class="alignnone" title="Malam Tahun Baru 2009" src="http://photos-a.ak.fbcdn.net/photos-ak-sf2p/v648/135/43/633420284/n633420284_5351376_7701.jpg" alt="" width="123" height="91" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://i.provoknation.com/2009/01/02/liburan-tahun-baru-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Injury to Victory</title>
		<link>http://i.provoknation.com/2008/11/09/injury-to-victory/</link>
		<comments>http://i.provoknation.com/2008/11/09/injury-to-victory/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 09 Nov 2008 15:33:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ikez</dc:creator>
				<category><![CDATA[General]]></category>
		<category><![CDATA[Travelling]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://i.provoknation.com/?p=282</guid>
		<description><![CDATA[Akhirnya gue menulis lagi :D mungkin cairan atau zat-zat blog di dalam tubuh ini sudah terlalu sedikit untuk menulis-nulis apalagi panjang-panjang. Semenjak adanya tren baru yaitu microblogging, lebih banyak meluangkan waktu di hal baru itu. Gue sudah kembali di tanah air tercinta ini, sebuah pengalaman yang menyenangkan bisa menyambangi benua lain yang letaknya bermil-mil jauhnya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #000000;">Akhirnya gue menulis lagi :D mungkin cairan atau zat-zat blog di dalam tubuh ini sudah terlalu sedikit untuk menulis-nulis apalagi panjang-panjang. Semenjak adanya tren baru yaitu <strong><em>microblogging</em></strong>, lebih banyak meluangkan waktu di hal baru itu. Gue sudah kembali di tanah air tercinta ini, sebuah pengalaman yang menyenangkan bisa menyambangi benua lain yang letaknya bermil-mil jauhnya dari negeri ini. </span><span id="more-282"></span></p>
<p>Setibanya di sana, pemandangan yang ada adalah kemiripan dari penduduk atau orang-orang Afrika yang berkepala plontos, berkulit *maaf* gelap/hitam, jika berambut pun nampak keras sekali seperti di-hair spray. Bukanlah hal yang baru karena di sini pun banyak juga orang-orang Negro, bukan? Hanya saja, view dan suasananya tetap saja beda. Gue lebih banyak menghabiskan waktu di lokasi acara. Keluar kandang pun baru bisa di hari-hari terakhir di sana.</p>
<p>Hal yang tidak bisa dipungkiri adalah makanan Nusantara adalah <em>the best</em>. Sebut saja nasi padang, gado-gado, bakso, atau mi instant, sambel ..ah tidak bisa jauh dari makanan-makanan itu jika pergi jauh ke negeri orang. Bayangkan, tiap hari kita hanya disuguhi makanan-makanan ala barat, daging ayam dalam porsi besar, spageti, kentang, dan tentunya rasanya semacam sekedarnya saja. Untungnya ada yang membawa lauk dari Indonesia, seperti sambel ikan teri, rendang, sambel, bahkan popmie :D Sebenernya juga, gue dkk mengharapkan makanan tradisional sana, tetapi nampaknya itu juga menu yang mereka anut dari penjajahnya terdahulu. Dari segi bahasa pun mereka tidak menggunakan bahasa asli tetapi <strong>Portunyol</strong> (Portugis Spanyol).</p>
<p>Gue senang bisa berkesempatan pergi ke sana, yang mana membuat iri teman-teman gue yang maenannya ke Eropa atau Amrik. Benua Afrika tentu saja beda, lebih eksotik. Semoga ada kesempatan lain ke benua lain, Brazil mungkin jadi Januari nanti? :D</p>
<p>Setibanya di Jakarta, kembali menghadapi suasana sumpek dan macet, tetapi tetap saja terasa &#8220;menyenangkan&#8221;. Malam pertama sepulang dari Mozambique, adalah menyambangi <strong>Warung Nasi Padang Sederhana Mampang</strong>. Terpuaskan di meja itu, setelah lama mimpi makan enak. :))</p>
<p>Kemudian, besoknya gue cedera, bahu gue harus menjalani operasi kecil. Adanya penyumbatan pada kelenjar minyak yang mengakibatkan membengkak dan memerah akibat pecahnya kantong kapsul di dalamnya dan mulai terjadi infeksi. Dicurigai awalnya adalah gejala TB, untungnya dokter bedah umum berpendapat lain dan bisa diatasi dengan mudah. Operasi itu menjadi kado buat gue, bisa dibilang sekaligus peringatan dari Atas. Sekarang gue lagi <em>recovery</em>, semoga cepat sembuh total. Amin.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://i.provoknation.com/2008/11/09/injury-to-victory/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mozambique, Day 1</title>
		<link>http://i.provoknation.com/2008/10/13/mozambique-day-1/</link>
		<comments>http://i.provoknation.com/2008/10/13/mozambique-day-1/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 13 Oct 2008 13:48:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ikez</dc:creator>
				<category><![CDATA[General]]></category>
		<category><![CDATA[Travelling]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://i.provoknation.com/?p=273</guid>
		<description><![CDATA[Melongok ke bawah yang hanya tampak gundukan-gundukan tanah yang membukit setelah beberapa jam perjalanan hanya dipenuhi dengan gelapnya malam, menjelang pagi ke siang gue bisa memandang sebuah bagian dari benua besar di dunia, Afrika. Siapa yang bisa menyana gue menjejakkan kaki di tanah Afrika? Bukanlah sesuatu yang mengherankan bagi staf-staf lain yang sudah duluan atau [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://i.provoknation.com/wp-content/uploads/2008/10/maputo0.jpg" rel="lightbox[273]"><img class="alignright size-thumbnail wp-image-392" title="maputo0" src="http://i.provoknation.com/wp-content/uploads/2008/10/maputo0-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Melongok ke bawah yang hanya tampak gundukan-gundukan tanah yang membukit setelah beberapa jam perjalanan hanya dipenuhi dengan gelapnya malam, menjelang pagi ke siang gue bisa memandang sebuah bagian dari benua besar di dunia, Afrika.</p>
<p>Siapa yang bisa menyana gue menjejakkan kaki di tanah Afrika? Bukanlah sesuatu yang mengherankan bagi staf-staf lain yang sudah duluan atau sering ke luar negeri. But for me, what an experience and adventure!!<span id="more-273"></span></p>
<p>Hari pertama penerbangan mampir dulu ke Changi Airport, 4 jam di sana kemudian dilanjutkan ke Johannesburg selama kurang lebih 10 jam. Selama perjalanan tidak terlalu membosankan, berhubung gue pun sudah ngantuk banget, dan sisanya dihabiskan nonton film yang tersedia, hanya sempat nonton American Beauty dan What Happen in Vegas. Ternyata ada juga film Berbagi Suami, dengan judul kerennya Love For Share.</p>
<p>Kesan-kesan selama perjalanan menggunakan Singapore Airlines cukup memuaskan dengan pelayanannya ketimbang ketika nantinya naik South Africa Airlines. di SAA permasalahannya bukan pada cantik atau tidaknya si pramugarinya tetapi lebih ke kondisi servis dan pesawatnya. Pelayanan pramugarinya sangat berbeda kelas dengan penerbangan sebelumnya, mungkin itu sudah budaya mereka jadi jika diperbandingkan akan sangat jauh. Well, i just wanna say, it&#8217;s lame dudeeee&#8230;!</p>
<p>Tiba di Maputo tidak ada kendala berarti selama pemeriksaan, hanya saja koper besar gue yang masuk bagasi rusak rodanya akibat tukang bongkar muat bagasi seenaknya melempar barang-barang penumpang. Begitulah kondisi di bandara Afrika. So harus memakmuli eh memakluminya.</p>
<p><a href="http://i.provoknation.com/wp-content/uploads/2008/10/maputo1.jpg" rel="lightbox[273]"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-393" title="maputo1" src="http://i.provoknation.com/wp-content/uploads/2008/10/maputo1-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a></p>
<p>Kemudian rombongan lain dari Eropa, Amerika Latin dan Korea berdatangan dan lanjut naik bis ke lokasi acara sekaligus tempat penginapan kami selama 2 minggu (staf dari Indonesia). Tempatnya tidak terlalu jelek pula tidak terlalu baik, baik dari segi ketersediaan colokan listrik, kondisi toilet bahkan mandi pun harus &#8220;dick showdown&#8221; ga ada gordennya buat nutup ruangan kecil shower. Oh Yes. :))</p>
<p>Berhubung gue sudah pernah mengalami kondisi lapangan yang kurang nyaman bagi kita-kita orang Asia mungkin juga yang tidak pernah merasakan hidup susah atau ngekos, so ga terlalu dikeluhkan. Ambil ini semua menjadi pengalaman dan petualangan kecil.</p>
<p>Malam pertama tidak ada nyamuk, dan tidurnya pun gue lelap sekali, sudah 2x lelap tidur siang bangun isya;, tidur malem bangunnya rada siang. Dan berasa nikmat aja, mungkin pengaruh kasurnya yang empuk dan suasana cukup adem di ruangan itu padahal tidak pake AC. Di lokasi ini udaranya tidak terlalu gerah, kalo di luar sana mungkin akan lebih parah.</p>
<p>Oia, di sini ada lapangan bola, menghadap sungai yang langsung ke laut.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://i.provoknation.com/2008/10/13/mozambique-day-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Africa, Here I Come!</title>
		<link>http://i.provoknation.com/2008/10/11/africa-here-i-come/</link>
		<comments>http://i.provoknation.com/2008/10/11/africa-here-i-come/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 11 Oct 2008 10:30:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ikez</dc:creator>
				<category><![CDATA[General]]></category>
		<category><![CDATA[Travelling]]></category>
		<category><![CDATA[Vacation]]></category>
		<category><![CDATA[Maputo]]></category>
		<category><![CDATA[Mozambique]]></category>
		<category><![CDATA[Yellow Fever]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://i.provoknation.com/?p=259</guid>
		<description><![CDATA[The time has come! Preparasi sudah dilakukan semenjak seminggu ini. Mulai dari kolor, iPod, komik, novel, Trio Detektif, Koo Pin Hoo sampai dengan lotion anti nyamuk. Walaupun sudah suntik kuning (Yellow Fever) juga di Bandara Halim sebelum Lebaran kemarin, tetap saja gue percayakan Soffel sebagai penangkal gigitan nyamuk, we&#8217;ll see apakah manjur apa ga sama [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>The time has come!</strong> Preparasi sudah dilakukan semenjak seminggu ini. Mulai dari kolor, iPod, komik, novel, Trio Detektif, Koo Pin Hoo sampai dengan lotion anti nyamuk. Walaupun sudah suntik kuning (<em><a title="Yellow Fever" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Yellow_fever" target="_blank">Yellow Fever</a>)</em> juga di Bandara Halim sebelum Lebaran kemarin, tetap saja gue percayakan <strong>Soffel</strong> sebagai penangkal gigitan nyamuk, <em>we&#8217;ll see</em> apakah manjur apa ga sama nyamuk sana. Paspor+Visa segala macemnya sudah rampung, tinggal tancap ke <em>airport </em>malam ini. Kali ini perjalanannya jauh sekali, melebihi perjalanan haji. Afrika, benua yang hanya sering dilihat di acara-acara flora dan fauna di televisi. Kali ini tidak hanya akan dibatasi oleh tabung TV, tapi menjejakkan kaki di sana langsung!<span id="more-259"></span></p>
<p>Debut gue pertama ke luar dari sebuah negeri ke negeri lain yang berbeda karakter budaya, kebiasaan, warna kulit, bahasa, dsb. Afrika bagi beberapa orang adalah negeri yang eksotik, juga liar. Ada yang iri (dalam artian positif tentunya) akan kesempatan gue menyambangi benua tsb, karena selama ini dia cukup sering travel ke luar negeri tetapi benua ini yang belum kesampaian dihampiri. <em>Well, your turn will come soon or later, my child!</em></p>
<p>Ada apa gue ujuk-ujuk ke sana? Dikarenakan ada <em>event </em>yang diselenggarakan oleh organisasi tempat gue bernaung, <a title="La Via Campesina" href="http://viacampesina.org" target="_blank">La Via Campesina</a>. Acaranya berlokasi di Maputo, ibukota <a title="Mozambique" href="http://www.iss.co.za/af/profiles/Mozambique/mozam1.html" target="_blank">Mozambique</a>. Ada agenda Women, Youth dll. Gue ngapain aja? Ya yang pastinya adalah urusan teknikal things, profesi gue semenjak SMA di OSIS bagian Perlengkapan, :))</p>
<p>Sudah ya, sampai jumpa lagi. Doakan perjalanan aman dan lancar walau nanti pantat bakal panas beberapa jam lamanya di pesawat. Dan doakan kembali ke negeri ini utuh seperti sedia kala.</p>
<p>PS: akhirnya gue update <a title="WordPress" href="http://wordpress.org" target="_blank">WordPress</a> to <a title="WordPress Latest Version" href="http://wordpress.org/latest.zip">latest version</a>, setelah setahun ga di-<em>update</em> :P Gue suka dengan navigasi dan tampilan halaman Admin WP yang baru inih, sebelumnya masih katro&#8217;.</p>
<p>PS#2: tadi siang masih nyempetin nonton <strong>Laskar Pelangi</strong> bersama do&#8217;i. Gile aje dari kemarin2 orang Bangka turunan Belitong aja belum nonton, orang Jakarta (kota besar) udah nonton 2-3x!</p>
<p><a href="http://christinewynn.com/default.aspx"><img class="alignnone" src="http://christinewynn.com/images/mozambique.jpg" alt="Mozambique Map" width="106" height="82" /></a></p>
<p><a href="http://www.getawayafrica.com/index.php?id=1235"><br />
</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://i.provoknation.com/2008/10/11/africa-here-i-come/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
