Bagi yang suka menu makanan berbau sapi, seputar tulang iga, nah ada tempet yang cukup asik buat makan iga sapi bakar. Menu spesialnya adalah Iga Bakar yang ditemani dengan kuah sup yang terpisah. Kali ini kulinernya ke Jogjakarta yaitu Sapi Bali, Jalan Umbul Permai, Mudal – Ngaglik – Sleman. Lokasinya berdekatan dengan sawah. Menurut sumber “katanya”, si pemilik usaha iga bakar ini dulunya Chef Koki Hotel Hyatt Jogja, tapi belum tahu pasti juga kerna gue tidak langsung mewawancarainya, hanya mampir menikmati makan saja. Well, referensi yang ini direkomendasikan oleh Dina, dkk (Cica dan Tayaya) yang demen jalan-jalan kuliner di kota Jogja. View full article »
Category: Vacation
Mungkin kalian sering notice hal yang mau gue ceritain, soal antrian. Kasusnya kalo kalian sudah punya nomor tempat duduk, atau sudah pasti bakal dapet tempet, kenapa mesti buru2 masuk ke dalam? Ada yang pake dorong, ada yang maen salip. Dan yang ngelakuin pun bukan cuman anak muda yang biasanya diidentikkan kurang sopan sering berlaku begitu tapi justru orang yang lebih tua atau yg kita sebut bapak-bapak atau emak-emak. Begitulah mungkin yang namanya kehidupan, in the same boat same destination, kita pengen mendapatkan sesuatu tapi caranya beragam ada yang pengin cepet2, ada yang santai, ada yang terlambat. View full article »
Jogja, masih penuh pesona bagi gue. Bagi yang kesana gue yakin ga akan ingin melupakan kota satu ini, terlepas ada pengalaman apa di sana. Berangkat siang dengan pesawat sabun colek Wings Air, hihi, tiba dengan selamat dan langsung disambut dengan rintik hujan yang kemudian menjadi sangat deras. View full article »
Weekend kemarin hari yang melelahkan, sekaligus menyenangkan. Ada acara pernikahan salah satu dosen HI Ekstension yang menikah dengan salah satu mahasiswa HI Ekstension Unpad juga salah satu teman di kampus, perhelatan dilaksanakan di Bogor. Ga terlalu banyak yg hadir seperti yan diperkirakan, tapi beberapa teman yang berprofesi dosen HI juga turut hadir. Dan teman-teman dari mahasiswa HI ga seberapa yang bisa datang, mungkin dengan pertimbangan lokasi yang cukup jauh.
Gue dkk stay di rumah neneknya Yaya di perumahan Sempur. Dari Bandung kita berangkat Sabtu lepas Isya’, tapi mampir dulu di Daisuki, salah satu tempat favorit nongkrong, yaitu yoghurt-nya yang spesial. Lepas tu langsung ke Bogor lewat Puncak, mampir sebentar ngopi dan makan roti bakar. Serulah. Akhirnya sampe jam 12-an tengah malam di Bogor. Dan esok paginya udah harus berangkat ke gedung acara tsb.
Lepas dari acara itu, mampir bentar di Pie Apple yang ada nasi goreng rasa apel, dan pulang kita istirahat terus malemnya kita hang out berlima. 2 cowok, 3 cewek. Ga tentu arah tujuan kemana mau nongkrongnya, akhirnya kita nemu suatu tempat yg cukup creepy, yaitu DBC Spaghetti. Anak-anak gaul pasti tau tempet itu kan? Bahkan katanya sempet diulas masuk TV. Apa yang menjadi keunikan tempat itu? Ada suatu ruangan yang cukup gelap (remang-remang) semacam penyimpanan coklat, yang “dijaga” oleh seseorang yang berjubah gelap, cadar menutup seluruh muka, dan tidak banyak cakap. Hanya bilang “..testerr….tester” hihihi.. gue sempet banyak nanya, dia cuman bilang “…tester..tester”. Cukup unik, dan cukup mahal untuk harga coklat tsb, Rp.28.500.-. Gue rasain standar2 aja sik ya rasanya, ya namanya juga coklat, cuman mungkin kerna sense of thrill-nya aja yang membuatnya “mahal”. Lokasi di belakang rumah tersebut seperti kurang terawat penuh ilalang, dan cukup gelap menambah suasana “kurang mengenakkan”.
Katanya sik, dulu sempet ada yg protes ketika tiba-tiba lampu seluruh ruangan dipadamkan, dan ya tadi, yang mesen menu Death By Chocolate tadi bakal di-serve sama sosok berjubah hitam tadi. Kalo dipikir-pikir sik emang creepy dengan suasana padam gelap gulita gitu, siapa yang ga nyinyir? Tapi yaa kalo gue sik fun-fun aja lah.
Pulang, dan besoknya gue meriang dan pusing kepala, batal maen ke Taman Safari Bogor. Tapi kita akhirnya mampir ke Talaga Warna, Puncak. Gue pikir Talaga Warna cuman ada di daerah Dieng waktu dulu gue pernah datang barengan study tour petani Korea Selatan. Well, the view’s quite nice. Banyak monyetnya.
Dan tempat terakhir yang kita kunjungi adalah, Kunang-Kunang, yaitu pemandian air panas yang lokasinya di Ciater, deket sama Sari Ater. Harga masuknya Rp. 30.000,- per orang, dan tiket masuk mobil Rp. 10.000.-.
