The time has come! Preparasi sudah dilakukan semenjak seminggu ini. Mulai dari kolor, iPod, komik, novel, Trio Detektif, Koo Pin Hoo sampai dengan lotion anti nyamuk. Walaupun sudah suntik kuning (Yellow Fever) juga di Bandara Halim sebelum Lebaran kemarin, tetap saja gue percayakan Soffel sebagai penangkal gigitan nyamuk, we’ll see apakah manjur apa ga sama nyamuk sana. Paspor+Visa segala macemnya sudah rampung, tinggal tancap ke airport malam ini. Kali ini perjalanannya jauh sekali, melebihi perjalanan haji. Afrika, benua yang hanya sering dilihat di acara-acara flora dan fauna di televisi. Kali ini tidak hanya akan dibatasi oleh tabung TV, tapi menjejakkan kaki di sana langsung! View full article »
Latest Entries »
Kejadian mengejutkan kemarin sore menjelang magrib. Gue yang dibonceng ojek ditabrak (atau menabrak?) mobil kijang. Saat itu gue harus menemui kakak gue yg di Slipi untuk bareng berangkat ke bandara menjemput kakak gue satu lagi yang baru datang dari Bangka. Sungguh tidak dinyana akan terjadi hal seperti itu lagi, di mana awal tahun ini juga sekitar bulan February gue juga jatuh dari motor akibat kelalaian si pengemudi motor yaitu temen gue. Motornya oleng akibat meleng sama jalanan yang rusak pada turunan, daerahnya gelap pulak. View full article »
Gue baru kali ngerasain makan bubur dengan rasa yg masnyuk. Poll. Bukan karena ditraktirin, bukan pula mesti bilang enak di depan camer atau pacar. Tapi memang begitu adanya. Pagi-pagi mampir di kedai bubur ini di Jl. Juanda, Pekanbaru. Gue nyaris nambah 1 mangkok bubur, berhubung masih mau keliling makan pagi lagi yaitu longtong sayur jadinya gue urung niat itu.
Gue recommend untuk mampir ke bubur King di Jl. Ir. H. Juanda, Pekanbaru. Mantap kali, ga terlalu kental/sticky ga juga terlalu encer. Komposisi buburnya sudah pas di lidah, plus disuguhi cakue. Monggo….
This is the 1st time berkunjung ke Pekan Baru, Riau. Perjalanan 1 setengah jam dengan AirAsia berlangsung lancar dan tiba aman sampai di tujuan. Meskipun ada delay sesaat sebelum take-off, hanya gara2 ada kehilangan 1 penumpang yang belum masuk ke pesawat. Jadinya diabsen gitu deh. Berangkat bersama sang kekasih, dia rada kaget kalo ternyata naek AirAsia harus rebutan kursi dan ga diperbolehkan membawa makanan dan minuman dari luar pesawat, yang mana harus beli dari pramugari selama perjalanan di udara. I told you.
Pergi liburan kali ini menjadi kesempatan gue untuk melakukan perjalanan kuliner di kota lain, apalagi jauh dari gue berdomisili (Jakarta dan Bandung).Hitung-hitung sebelum bulan puasa tiba, gue uda jalan-jalan dulu sambil makan atau kuliner sepuasnya, setelah edisi pulang kampung kmrn ke Pangkalpinang, Bangka.
Gue nginep di Camp Chevron, Rumbai di mana lingkungannya ketat dan tertib lalu lintas. Ga boleh ngebut, alias ga boleh lebih dari 40Km/jam. Terang saja hampir membuat jiwa sembalap gue berontak, tapi gue masih bisa mengontrol diri hehehe… pengalaman pertama ke Riau belum banyak keliling sik, rencananya hari ini dan besok akan terpuaskan. Nantikan saja kisah selanjutnya beserta foto-fotonya.
Happy weekend!
Sekarang kalo mau ke Bandung di akhir pekan harus sigap memesan tiket kereta atau travel yang berjamuran tujuan Bandung. Beda seperti dulu ga sebanyak sekarang orang yang menggunakan travel. Tidak lagi bis yang lebih banyak memuat umat di dalamnya. Alasan menggunakan travel yaitu lebih cepat ketimbang kereta atau bis, dan lebih dekat dengan lokasi rumah yang bersangkutan. Memang lebih mahal dari layanan transportasi lainnya. Harga sekarang semenjak kenaikan BBM memang melonjak di kisaran 70ribu per tiket. Dan mereka berlomba-lomba untuk menarik pelanggan sebanyak-banyak. Ga perlu promosi gede-gedean pun calon penumpang sudah pasti banyak sekarang ini. View full article »




