Kemarin ada kisah menarik, walau mungkin tidak juga terlalu sensasi, gue hanya ingin sedikit berbagi cerita. Selepas jalan-jalan di Mal Ambasador menemani Dinoy dan ibunya belanja, gue berencana pulang naik ojeg saja ke tempat kos Setiabudi. Ojeg yang berjejeran di depan mal sudah ramai melambai dan menawarkan jasanya. Ketika sampai pada tahap negosiasi, si tukang ojeg meminta bayaran lebih dari biasanya gue pernah alami. Apakah ada kaitan stelan pakaian kerja gue jadinya dimahalin? Sementara gue keukeuh dengan harga yg gue inginkan, dia lalu bereaksi ngambek, seperti anak kecil, sok ogah-ogahan lalu mengopernya ke kawan sebelahnya, walaupun hasil negosiasinya pun sama. View full article »
-
Recent Posts
-
Tweets
Manutd: "sh*t, we're down 3 nil!" | Liverpool: "Oh sh*t, this season the ship still can't docked.." - 4 hours ago
My Top 3 #lastfm Artists: Our Lady Peace (59), Collective Soul (53) & Daft Punk (36) #playlist http://t.co/ZUAPT6Mu - 5 hours ago
Ch3lsea vs Unit3d - 15 hours ago
Bloggerians
Latitude
